Pj Gubernur Ajak Perbankan Bantu Pembiayaan Kredit Rumah Layak Huni
POSKOTAKALTIMNEWS,BALIKPAPAN: Penjabat (Pj) Gubernur Akmal Malik mengajak perbankan
di Indonesia hadir di Kaltim untuk mendukung hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ajakan itu disampaikan Pj Gubernur Akmal Malik saat menghadiri Grand Launching Kantor Bank Tabungan Negara
(BTN) Wilayah Kalimantan di Jalan Sudirman Balikpapan, Kamis (8/8/2024).
"Kalau semua
perbankan begini pola pikirnya Pak, insyaallah IKN akan berjalan baik,"
puji Pj Gubernur Akmal Malik.
Dengan segala tantangan
yang harus dihadapi, proses pembangunan IKN tentu tidak mudah. Saat proses
pembangunannya sedang berjalan, banyak permasalahan muncul.
Ia berdoa dan berusaha
keras agar semua persoalan di IKN, seperti pertanahan dan permasalahan sosial
lainnya bisa diselesaikan dengan baik.
Menurutnya, pembangunan
IKN akan terus dilakukan secara bertahap dengan rentang perencanaan yang telah
ditetapkan.
"Tetapi banyak orang
berpikir IKN harus selesai tahun ini, sehingga bermacam cerita muncul,"
keluhnya.
Akmal meyakinkan, IKN
adalah masa depan Indonesia. Sebab itu, sebagai daerah penyangga utama, Kaltim
harus memberi dukungan. Lantas apa dukungan yang bisa diberikan? Salah satunya
adalah dukungan prasarana ekonomi, seperti perbankan.
"Makanya kami
berterima kasih kepada BTN hadir di sini untuk memperbesar kekuatan di
Balikpapan dan Kaltim," puji Akmal lagi.
Kontribusi BTN ke depan
diyakininya akan sangat dibutuhkan. Salah satunya untuk membantu pembiayaan
kredit pembangunan perumahan.
Dijelaskan Akmal, di
Kaltim sendiri terdapat 301.000 jiwa yang belum memiliki rumah layak huni dan
mereka harus tinggal 65.000 rumah tidak layak huni. Hal ini terjadi kata Akmal,
karena belum terbangun orkestrasi yang baik.
Sebab itu dirinya
mengusulkan adanya regulasi pembangunan melalui kebijakan penggunaan sisa lebih
pembiayaan anggaran (Silpa) untuk perumahan. Besaran Silpa sendiri setiap tahun
berkisar 5-7% dari APBD.
"Pergub sudah kita
siapkan, sudah selesai. Selanjutnya kita akan dorong ini menjadi peraturan
daerah," ungkap Akmal.
"Saya berharap
301.000 jiwa ini bisa kita cover dengan Silpa kita yang begitu besar,"
tegasnya.
Dirjen Otonomi Daerah
Kementerian Dalam Negeri itu percaya dengan konsolidasi data dan orkestrasi dan
kolaborasi yang baik antara pemerintah dan perbankan, persoalan-persoalan itu
bisa dituntaskan dengan baik.
"Saya ucapkan selamat kepada seluruh jajaran BTN dan jadilah mitra kami yang baik, jadilah bagian dari upaya kita untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dan mewujudkan rumah yang layak bagi masyarakat yang berhak," tutup Akmal.
Hadir dalam acara tersebut
Kepala Kantor BI Perwakilan Kaltim Budi Widihartono, Direktur Utama BTN Nixon
LP Napitupulu dan undangan lainnya. (mar)