Rakerda Perhiptani 2024, Sri Juniarsih Mas: Arahkan Pertanian Modern Berbasis Teknologi

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Berau, di bawah kepemimpinan Ketua yang baru Lita Handiri, Senin (12/8/2024) mengelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2024 yang berlangsung di Balai Mufakat Jalan Cendana, Kecamatan Tanjung Redeb.

 

Rakeda Perhiptani 2024 yang mengusung tema “Perhiptani Siap Mendukung Transpormasi Ekonomi Berbasis Pertanian” dibuka secara resmi oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas.

 

Lita Handini  menyampaikan Perhiptani merupakan organisasi profesi yang mewadahi Penyuluh Pertanian.  Bertujuan untuk mendukung program pemerintah dan kegiatan masyarakat dalam mewujudkan sistem pertanian yang kuat dan modern.

 

“Dengan segala keterbatasan yang kami miliki, kami siap menyediakan waktu, pikiran, dan tenaga, untuk membantu Pemerintah Kabupaten Berau dalam melaksanakan program kerja prioritas di bidang pertanian dalam arti luas. Serta membantu daerah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, untuk transformasi ekonomi melalui pengembangan sumber daya alam berbasis pertanian,” jelas Lita.

 

Lanjut Lita, Rakerda ini dilaksanakan untuk menyusun Program kerja tahun 2025 dan meletakkan dasar-dasar pemikiran untuk menyusun program kerja jangka panjang, yang tentu selaras dengan program kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Berau. Agar  mampu berperan aktif, inovatif, profesionalisme dan berdaya juang, untuk memajukan pembangunan pertanian di Kabupaten Berau.

 

“Kami siap mendapat perintah dari Bupati, berkolaborasi untuk Kabupaten Berau yang lebih hebat dan lebih maju kedepannya,” kata Lita Handini.

 

Sementara Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dalam sambutannya menyampaikan agar para penyuluh untuk aktif mengajukan proposal. Kalau hanya menunggu tentu tidak terjangkau.

 

Lanjut Bupati semua Dinas terkait harus memproses permohonan yang belum terakomodir agar bisa di bantu dimurni 2025 mendatang.  Mengenai anggaran operasional Perhutani segera diajukan Dinas Perkebunan sehingga operasional dapat diakomodir secepatnya, dengan harapan agar dapat lebih mendorong para petani, penyuluh bisa bekerja lebih maksimal.

 

Bupati juga meminta kepada Perhiptani untuk mengawal para petani dalam membangun pertanian yang berkelanjutan, sesuai Peraturan Bupati Nomor 2 Tahun 2023 tentang lahan pertanian yang dapat dijadikan acuan dalam melakukan optimalisasi lahan pertanian di kampung.

 

”Saya ingin pertanian maju seperti di Jepang meluaskan pertanian berbasis teknologi ,” harap  Bupati.

 

Tidak berlebihan mengingat anggaran Kabupaten Berau juga memadai. Namun Bupati meminta belajar dan pantau teknologi, rumuskan dengan sebaik-baiknya, termasuk mengajak pemuda-pemudi menjadi petani. Agar setiap tahunnya  bisa melahirkan petani-petani baru yang sukses dan  hasil pertaniannya juga. 

“Agar ke depan semua Kecamatan bisa mandiri dan tidak lagi diberi bantuan,” tegas Bupati. (sep/FN/Advetorial)