Anggota DPRD Kukar Junaidi : Maksimalkan Tupoksi Kedewanan

img

Anggota DPRD Kukar terpilih periode 2024-2029, Junaidi (pict : riz/pk)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Momen paling indah sekaligus mendebarkan di rasakan oleh seluruh Anggota DPRD Kukar terpilih saat menjalani prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah janji yang di saksikan pejabat, keluarga hingga tamu undangan di ruang Paripurna Kantor DPRD Kukar, Jalan Wolter Monginsidi Kelurahan Timbau Tenggarong, Rabu 14/8/2024.

 

Usai menjalani proses yang mendebarkan hati para Anggota Dewan periode 2024-2029 tersebut, wajah cerita serta senyum bahagia pun mengembang, tampak saat menerima ucapan selamat dari handai tolan, keluarga, mitra kerja yang hadir.

 

Salah satu Anggota DPRD Kukar dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dapil I Junaidi, menyampaikan rasa syukurnya atas pelantikan hingga dukungan dari masyarakat yang mempercayakan dirinya sebagai perwakilan rakyat.

 

"Fungsi DPRD itu ada 3 yaitu legislasi, controlling, dan acounting (anggaran). Saya komitmen 3 fungsi itu harus dimaksimalkan kedepannya," kata Junaidi saat di temui media Poskotakaltimnews, di Kantor DPRD Kukar.

 

Menurutnya, selain 3 fungsi tersebut yang tak kalah penting ialah menyerap aspirasi masyarakat. Sehingga apa yang nantinya diputuskan oleh DPRD itu sesuai dengan kepentingan masyarakat.

 

Khususnya Kabupaten Kutai Kartanegara menyongsong Ibu Kota Nusantara (IKN), jadi pembangunan di daerah harus dilakukan percepatan yang sesuai dengan harapan, sehingga terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

 

"Fungsi DPRD ialah mengontrol terhadap program itu bisa berjalan dengan baik. Posisi DPRD ini bermitra dengan pemerintah daerah, sesuai dengan instruksi Partai kita harus memaksimalkan peran-peran kerakyatan, khususnya dalam ketahanan pangan," ujarnya.

 

Ketahanan pangan bisa memperkuat masyarakat desa baik itu perekonomian dan lainnya. Hal ini juga dapat mempengaruhi masyarakat kota, karena sumber pangan itu asalnya dari desa. Apabila ketahanan pangan tak dimaksimalkan maka terjadi lumpuh atau krisis pangan.

 

"Nantinya kita memperkuat sistem pertanian masyarakat Kukar," ucapnya.

 

Pihaknya juga mengungkapkan, ada beberapa aspirasi masyarakat yang dinilai sangat penting yaitu pembenahan infrastruktur pertanian dan penataan kota maupun pembangunan jalan.

"Pastinya yang menjadi kebutuhan masyarakat Kukar utama adalah berkaitan dengan infrastruktur, kita juga sudah melakukan penelitian itu bahwa yang sangat dibutuhkan pembenahan infrastruktur, maka dari itu kita fokus terhadap pembenahan infrastruktur," tutupnya. (adv/riz)