Dispar Kukar Berencana Jadikan Tugu Equator Santan Ulu Destinasi Wisata Alam dan Edukasi

img

(Tugu Equator Santan Ulu Marangkayu, Kukar/pic:Dispar Kukar)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) berencana menjadikan Tugu Equator atau Tugu Khatulistiwa di Santan Ulu, Kecamatan Marang Kayu, sebagai destinasi wisata alam dan edukasi.

Tugu yang menjadi penanda titik nol derajat garis khatulistiwa ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ikon wisata Kukar. 

Plt Kepala Dispar Kukar, Arianto, mengungkapkan bahwa kabupaten Kukar merupakan salah satu daerah di Kalimantan Timur yang memiliki wisata Tugu Equator, selain Pontianak di Kalimantan Barat.

"Tugu ini menjadi bukti bahwa wilayah Kukar dilewati oleh garis lintang nol derajat, yang juga memungkinkan terjadinya fenomena hari tanpa bayangan," ujar Arianto saat diwawancarai Poskotakaltimnews Selasa (18/03/2025) diruang kerjanya.

Diketahui fenomena hari tanpa bayangan terjadi dua kali dalam setahun, yakni pada 21–23 Maret dan 21–24 September, saat matahari berada tepat di titik kulminasi.

Hal ini menjadikan Tugu Equator tidak hanya menarik dari sisi wisata alam, tetapi juga memiliki nilai edukasi yang tinggi. 

Arianto menyebutkan bahwa saat ini pihaknya juga berencana membangun rest area di sekitar lokasi Tugu Equator tersebut untuk menunjang fasilitas bagi wisatawan yang berkunjung.

“Kami ingin memastikan wisatawan yang datang merasa nyaman dengan fasilitas yang tersedia," katanya.

Adapun waktu tempuh untuk menuju lokasi wisata Tugu Equator dari Tenggarong ke lokasi wisata sekitar memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam.

“Tentu kita harapkan Tugu Equator Santan Ulu ini bisa menjadi salah satu destinasi unggulan yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memberikan manfaat edukatif serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” tutupnya (adv/tan)