Pemkab Kukar Gelar Monitoring 20 Kecamatan Secara Daring Pasca PSU 2025
(Pelaksanaan monitoring pasca pelaksanaan PSU Kukar 2025/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara
(Kukar) menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi pasca pelaksanaan Pemungutan
Suara Ulang (PSU) di 20 kecamatan secara daring (Dalam Jaringan).
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Eksekutif Kantor Bupati Kukar pada Sabtu (19/04/2025) pukul 14.00 Wita dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, dihadiri pihak yang terlibat baik Kesbangpol Kukar, Kodim 0906 Kukar, Polres Kukar, dan pihak penyelenggara KPU Kukar, Bawaslu Kukar.
Kepada awak media, Sunggono
mengungkapkan monitoring pasca pelaksanaan PSU Kukar 2025 ini, merupakan bagian
dari inisiatif Forkopimda Kukar dalam memastikan kelancaran proses demokrasi.
“Hari ini merupakan
kegiatan inisiatif dari Forkopimda yang ingin memastikan semua proses PSU
berjalan lancar di lapangan,” ujar Sunggono.
Ia menyampaikan bahwa
kegiatan monitoring persiapan PSU juga
telah dilakukan selama dua hari sejak Jumat (18/04/2025), termasuk pengecekan
kondisi riil di lapangan pada malam hari sebelumnya.
Sunggono mengungkapakan
seluruh camat dari 20 kecamatan di Kukar telah memberikan laporan terkait
pelaksanaan PSU diwilayah masing-masing, yang menurut laporan berjalan baik
tanpa kendala.
“Menurut laporan dari
seluruh camat, semua berjalan dengan lancar tanpa ada masalah yang krusial,
termasuk kendala banjir yang kemarin menjadi atensi kita semua karena curah
hujan yang tinggi,” jelas Sunggono
Selain itu, terkait
tingkat partisipasi pemilih, Sunggono menyebutkan bahwa meski terdapat sedikit
penurunan, angka partisipasi pada PSU ini masih cukup tinggi.
“Untuk tingkat partisipasi
masyarakat masih di atas 60% meskipun ada penurunan sedikit pada PSU kali ini.
Hal ini dikarenakan banyaknya pemilih yang berstatus pelajar yang telah kembali
mengenyam pendidikan di luar daerah. Secara keseluruhan masih dikatakan tingkat
partisipasinya tinggi,” tandasnya
Ia juga menegaskan bahwa
seluruh proses, termasuk distribusi dan pengamanan kotak suara, telah dilakukan
sesuai dengan prosedur yang berlaku, dengan pengawasan ketat mengingat kondisi
cuaca yang tidak menentu.
“Kami memastikan seluruh
dokumen terkait kegiatan pencoblosan telah sesuai dengan ketentuan yang
berlaku. Proses pergeseran kotak suara dari TPS ke PPK juga kami kawal dengan
ketat agar berjalan aman dan tertib,” tegasnya.
Pada kesempatan itu juga, Sunggono menginstruksikan para camat untuk mengawal penuh pergeseran kotak suara hingga proses pleno kecamatan selesai.
Menurutnya, sekecil apa
pun gangguan bisa berdampak besar, bahkan hingga mengakibatkan PSU ulang.
“Sekecil apa pun masalah
yang terjadi, dapat menimbulkan komplain, cacat hukum, hingga berpotensi
mengakibatkan PSU ulang, hal yang tentu tidak kita harapkan,” pungkasnya.
Ia juga menambahkan bahwa
hal tersebut merupakan arahan langsung dari Kementerian Dalam Negeri.
Sunggono juga menyampaikan
apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan
pelaksanaan PSU di Kukar.
“Kami juga menyampaikan
terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah terlibat dan
bekerja keras. Mohon untuk tidak bepergian keluar kota terlebih dahulu hingga
seluruh rangkaian tugas ini benar-benar selesai. Mari kita tuntaskan bersama,”
tutupnya.
Pada kesempatan itu turut
hadir perwakilan dari Kemendagri, Eko. Ia menyampaikan apresiasi atas
terlaksananya PSU Kukar hari ini.
“Kami ditugaskan untuk
memonitoring pelaksanaan PSU serentak pada 19 April, dan PSU Serentak hari ini
terjadi di delapan daerah termasuk Kukar. Syukur alhamdulillah, pelaksanaan PSU
di Kabupaten Kutai Kartanegara berjalan 95% lancar, aman, dan terkendali,” ujar
Eko.
Ia menambahkan bahwa
berdasarkan laporan hybrid dari para camat, PSU di Kukar sebagai pelaksanaan
dari Putusan Mahkamah Konstitusi telah dilaksanakan dengan baik.
Menurutnya masyarakat
telah menyalurkan hak pilihnya untuk memilih pemimpin yang sah dan
berlegitimasi.
“Kami semua berharap tidak
ada PSU susulan. Di tengah kondisi efisiensi yang harus dijalankan, pelaksanaan
PSU ini tetap dapat berjalan dengan baik. Atas nama pimpinan Kementerian Dalam
Negeri yang turut memantau secara langsung hari ini, kami mengucapkan terima
kasih atas kebersamaan dan kerja keras kita semua,” pungkasnya. (adv/tan)