Produksi Air Bersih PTMB Balikpapan Meningkat, Distribusi Masih Hadapi Tantangan

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BALIKPAPAN : Perusahaan Umum Daerah Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) mencatat peningkatan signifikan dalam produksi air bersih sepanjang tahun 2024. Produksi air bersih kini mencapai 1.460 liter per detik, meningkat dari 1.360 liter per detik pada tahun sebelumnya. Angka ini mendekati kapasitas maksimal terpasang sebesar 1.510 liter per detik.

 

Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin, menyatakan bahwa meski kapasitas produksi bertambah, distribusi air bersih ke seluruh wilayah Balikpapan belum merata.

 

“Wilayah ujung jaringan dan kawasan berbukit seperti Gunung Bugis dan Argomulyo masih menghadapi tekanan air yang rendah akibat kebocoran pipa di jalur bawah distribusi,” jelasnya.

 

Untuk mengatasi kendala tersebut, PTMB menjalankan sejumlah program optimalisasi, rehabilitasi, dan revitalisasi jaringan distribusi. Di wilayah Balikpapan Timur, telah dipasang alat bantu tekanan lisefor. Rencana serupa akan diterapkan di Balikpapan Utara dan Balikpapan Barat. Selain itu, PTMB juga memperbesar ukuran pipa dan mengganti pipa tua, salah satunya di bawah Jembatan Batu Arang.

 

Seiring meningkatnya kebutuhan air bersih, permintaan sambungan rumah tangga baru juga mengalami lonjakan. Saat ini, PTMB telah melayani sekitar 117 ribu sambungan dari total populasi Balikpapan yang hampir mencapai 900 ribu jiwa.

 

“Kami belum dapat memenuhi seluruh permintaan sambungan baru. Fokus utama kami adalah menjaga kualitas layanan bagi pelanggan yang sudah ada,” tegas Yudhi. Jika permintaan terus dipaksakan, durasi layanan bisa turun dari 24 jam menjadi hanya 12 hingga 18 jam per hari.

 

Yudhi juga menyoroti keterbatasan sumber air baku di Balikpapan yang masih bergantung pada Waduk Manggar dan beberapa sumber lokal lainnya. Menurutnya, hal ini menjadi ancaman serius bagi ketahanan air jangka panjang kota.

Sebagai langkah strategis, PTMB mendorong percepatan pembangunan Bendungan Aji Raden dan Sepaku Semoi. Selain itu, opsi pemanfaatan aliran air dari Sungai Mahakam juga tengah dikaji. PTMB berharap proyek-proyek ini bisa masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) guna memperkuat ketersediaan air baku di masa depan. (mid)