Harga Beras Lebih Murah, Camat Tenggarong Ajak Warga Ramaikan GPM di Creative Park
Tampak berbagai komoditas yang dihadirkan di kegiatan GPM Kukar. (pic:Tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR
: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri
Kukar kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Taman Creative Park,
Tenggarong, selama dua hari, 28–29 Agustus 2025.
Stan GPM ini langsung
diserbu masyarakat yang antusias, memanfaatkan kesempatan berbelanja kebutuhan
pokok dengan harga di bawah pasaran.
Camat Tenggarong,
Sukono, yang hadir di lokasi kegiatan mengaku bangga dengan tingginya
partisipasi warga. Menurutnya, GPM menjadi jawaban dari keresahan masyarakat
atas harga pangan yang terus merangkak naik, khususnya beras yang menjadi
kebutuhan utama setiap rumah tangga.
“Alhamdulillah,
antusias masyarakat luar biasa. Mereka datang berbelanja dengan semangat karena
tahu harga di sini lebih murah dari pasaran. Ini menunjukkan betapa pentingnya
program ini untuk membantu warga,” ujar Sukono saat diwawancarai Poskotakaltimnews
di sela-sela kegiatan.
Ia menjelaskan, harga
beras di pasaran saat ini mencapai Rp. 19.000 per kilogram. Namun, melalui GPM,
masyarakat bisa mendapatkan beras hanya Rp. 65.000 per lima kilogram.
Menurutnya, perbedaan
harga yang cukup signifikan tersebut menjadi daya tarik utama sehingga warga
berbondong-bondong datang sejak pagi hari.
“Beras adalah
kebutuhan pokok utama. Dengan harga yang jauh lebih terjangkau, tentu sangat
meringankan beban masyarakat, terutama di tengah kondisi harga pangan yang
naik,” kata Sukono.
Selain beras, pada
GPM juga menyediakan berbagai kebutuhan lain seperti minyak goreng, gula, dan
telur dengan harga yang lebih ramah di kantong. Sukono pun mengimbau warga agar
tidak melewatkan kesempatan ini dan segera datang ke lokasi acara sebelum stok
habis.
“Kami berharap
masyarakat datang lebih pagi agar bisa mendapatkan semua kebutuhan dengan harga
terbaik. Silakan manfaatkan GPM ini, karena ini adalah bentuk kepedulian
pemerintah untuk masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan
apresiasi kepada Pemkab dan Kejari Kukar yang telah bersinergi menghadirkan GPM
di Tenggarong. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya membantu menjaga stabilitas
harga, tetapi juga memperkuat kedekatan antara pemerintah dengan masyarakat.
“Program ini patut
terus dilanjutkan. Selain meringankan beban, GPM juga menjadi bukti nyata bahwa
pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat,” tutup Sukono. (Adv/Tan).