Desa Dinilai Garda Terdepan Pembangungan Daerah, Bupati Kukar Lantik PAW Kades Manunggal Jaya

img

(Pelantikan Dirjam MS sebagai Kepala Desa Antar Waktu oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri/pic:ist)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Pergantian kepemimpinan di Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, menjadi sorotan publik. Pelantikan Dirjam MS sebagai Kepala Desa Antar Waktu pada Senin (29/09/2025) bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sinyal arah kebijakan desa akan bersinggungan langsung dengan visi besar Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar).

Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri. Ia menegaskan bahwa desa adalah garda terdepan pembangunan.

“Program Kukar Idaman Terbaik menekankan penguatan kewilayahan dan kelembagaan. Desa harus menjadi motor penggerak, bukan hanya penerima kebijakan dari atas,” ujarnya.

Aulia juga menyinggung rencana kenaikan bantuan operasional RT dari Rp50 juta menjadi Rp150 juta.

“Kita ingin memperkuat struktur pemerintahan sampai tingkat RT. Ketua RT adalah ujung tombak pelayanan, jadi mereka harus benar-benar kita dukung,” tegasnya.

Menurut Aulia ke depan, masyarakat akan menilai bukan dari janji, tetapi dari bukti.

“Yang paling penting adalah kesejahteraan warga. Kalau RT kuat, desa juga akan kuat,” harap Bupati Kukar Aulia.

Namun, di balik kebijakan itu muncul pertanyaan besar mampukah kepala desa baru mengelola tambahan anggaran secara transparan.

Bahkan pada Musrenbang RPJMD Kukar beberapa waktu lalu pengamat menilai, peningkatan dana RT bisa menjadi peluang sekaligus risiko jika tidak diawasi dengan baik.

Dengan hadirnya tantang itu Dirjam, dalam sumpah jabatannya, menyatakan kesiapannya mengemban amanah hingga 2027.

“Saya berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat. Integritas akan saya pegang teguh, dan saya akan bekerja sama erat dengan para RT,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, memastikan penunjukan Dirjam melalui proses panjang.

“Dirjam berdomisili di desa ini dan berstatus ASN, sehingga kami yakin bisa memberi pelayanan lebih cepat, efisien, dan tepat sasaran,” jelas Arianto Senin (29/09/2025).

Arianto menambahkan melalui momentum ini sekaligus akan menguji sinergi antara visi bupati dan realitas di lapangan.

“ Jika Manunggal Jaya mampu memanfaatkan dana RT dan memperkuat kelembagaan, desa ini berpeluang jadi percontohan di Kukar,” pungkasnya. (Adv/Tan)