Semua Desa di Kukar Didorong Tertib Laporan Keuangan, Loa Kulu Kota Jadi Teladan Transparansi
Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Kukar, Poino. (pic:Tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara
(Kukar) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menegaskan
pentingnya ketepatan waktu dan ketelitian dalam pengelolaan serta pelaporan
keuangan desa. Langkah ini menjadi kunci agar Alokasi Dana Desa (ADD) dapat
terserap optimal dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kepala Bidang
Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Kukar, Poino, menuturkan bahwa pelaporan
keuangan yang disiplin bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga
bentuk tanggung jawab publik.
“Sekarang desa tidak
perlu bingung lagi, karena sudah ada Siskeudes yang memudahkan pelaporan dari
tahap perencanaan, penganggaran, penatausahaan, hingga pertanggungjawaban,”
ujarnya, Senin (06/10/2025).
Ia menambahkan,
sistem digital tersebut membantu desa meningkatkan transparansi dan
akuntabilitas keuangan, serta mempercepat proses penyerapan anggaran.
“Laporan keuangan
yang tepat waktu juga menjadi syarat pencairan dana berikutnya. Jadi tertib
administrasi sangat penting,” katanya.
Dijelaskan Poino,
rata-rata Desa di Kukar menerima ADD sekitar Rp2 miliar, yang digunakan untuk
berbagai kegiatan strategis seperti pembayaran penghasilan tetap (Siltap)
perangkat Desa, program ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, hingga
penanganan kemiskinan.
Selama ini,
lanjutnya, sebagian besar Desa di Kukar telah menjalankan pelaporan melalui
Siskeudes dengan baik. Sistem ini juga membantu desa memantau setiap tahap
kegiatan, sehingga penggunaan anggaran lebih terukur dan akurat.
Contoh praktik
terbaik datang dari Desa Loa Kulu Kota, yang menjadi salah satu desa dengan
pengelolaan keuangan paling tertib. Kepala Desa Mohammad Rizali mengatakan,
setiap pelaporan dilakukan berdasarkan progres kegiatan yang telah berjalan.
“Begitu kegiatan
mencapai 50 hingga 80 persen, kami segera melaporkan melalui Siskeudes untuk
proses pembayaran,” jelasnya.
Ketertiban tersebut
mengantarkan Desa Loa Kulu Kota meraih penghargaan dari pemerintah daerah atas
tata kelola keuangan terbaik.
“Kami mendapatkan
laptop dari pemerintah daerah sebagai dukungan terhadap kinerja desa yang
dinilai transparan dan tertib,” ujar Rizali
Menurutnya,
penghargaan itu menjadi motivasi bagi perangkat desa untuk terus menjaga
kepercayaan publik dan memperkuat sistem administrasi keuangan yang lebih
modern dan akuntabel.
Pemerintah daerah melalui DPMD Kukar berharap seluruh desa di Kukar dapat meniru langkah serupa agar dana publik benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat desa. (Adv/Tan)