Kecamatan Loa Kulu Fokus Tingkatkan Kualitas Pembangunan Desa Melalui Pelatihan Data Spasial

img

Kegiatan Pelatihan Kemampuan Aparatur Desa di Loa Kulu (Kecamatan Loa Kulu)

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR : Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara menggelar pelatihan data spasial yang digelar di aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutai Kartanegara, pada Sabtu (15/11/2025).

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis Loa Kulu untuk memperkuat kemampuan aparatur desanya agar mampu merancang pembangunan yang lebih presisi dan berkualitas.

Plt. Sekretaris Camat Loa Kulu, Khairuddinata, menjelaskan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk memperkuat kapasitas desa dalam pengelolaan data berbasis spasial.

“Kecamatan Loa Kulu sangat berkepentingan memastikan aparatur desa mampu memahami dan memanfaatkan data spasial. Dengan data yang akurat, desa dapat melihat kebutuhan wilayah secara detail dan merumuskan program pembangunan secara tepat,” ujarnya.

Menurutnya, Loa Kulu sebagai salah satu kecamatan yang terus berkembang membutuhkan perencanaan yang matang agar pembangunan dapat berjalan efektif dan merata. Karena itu, kemampuan desa dalam mengolah data spasial menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.

Pelatihan ini diikuti seluruh perwakilan desa se-Kecamatan Loa Kulu. Para peserta mendapat pembekalan mengenai pemetaan wilayah, pengumpulan data lapangan, analisis spasial, hingga integrasi data untuk kebutuhan perencanaan pembangunan. Melalui penguatan kapasitas ini, kecamatan berharap kualitas perencanaan desa semakin meningkat.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari Program Data Desa Presisi (DDP) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Program ini bertujuan memberikan dasar data yang akurat untuk seluruh desa, sehingga arah pembangunan desa menjadi lebih terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, mengatakan bahwa, pelatihan ini penting, untuk membangun sinergi antara desa, kecamatan, dalam menjalankan program pemberdayaan.

“Kolaborasi menjadi kunci. Kami berharap jajaran desa di Loa Kulu  dapat memanfaatkan pelatihan ini untuk memperkuat peran mereka sebagai perangkat desa,” jelasnya.

Dengan adanya pelatihan data spasial tersebut, Kecamatan Loa Kulu menunjukkan keseriusannya dalam mendorong perangkat desa agar lebih profesional dan cakap dalam perencanaan pembangunan.

"Harapannya, seluruh desa di Loa Kulu mampu menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat," tutupnya. (ADV)