Jelang Ramadhan, Bulog Berau Tegaskan Stok Pangan Aman: Beras Medium Capai 1.127 Ton
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Menjelang bulan suci Ramadhan, isu ketersediaan bahan pangan kerap menjadi perhatian utama masyarakat. Namun, warga Kabupaten Berau dipastikan dapat menjalani ibadah puasa dengan tenang. Perum Bulog Cabang Berau menegaskan bahwa stok pangan strategis di daerah ini berada dalam kondisi aman dan mencukupi.
Asisten Manajer
Operasional Bulog Berau, Ade Anggoro, menyampaikan bahwa Bulog Berau saat ini
mengelola enam komoditas utama yang berperan penting dalam menjaga ketahanan
dan stabilitas pangan, khususnya saat terjadi peningkatan konsumsi masyarakat.
“Untuk Bulog Berau
sendiri, saat ini kami memegang enam komoditas, yakni beras medium, beras
premium, gula pasir, daging sapi, minyak goreng, dan jagung,” ujar Ade Anggoro,
Jumat (23/1/2026).
Dari keenam komoditas
tersebut, beras medium menjadi cadangan terbesar yang dikuasai Bulog Berau.
Beras medium tersebut terdiri dari beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga
Pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram serta Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kemasan
50 kilogram.
“Total stok beras
medium yang kami kuasai mencapai 1.127 ton. Stok ini tersimpan di dua gudang
Bulog yang berada di wilayah Rinding,” jelasnya.
Ia menambahkan,
jumlah tersebut dinilai sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat
Berau, terutama dalam menghadapi lonjakan permintaan selama bulan Ramadhan
hingga Hari Raya Idulfitri.
Selain beras medium,
Bulog Berau juga menyiapkan cadangan beras premium dengan jumlah sekitar 51,2
ton. Cadangan ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang
menginginkan kualitas beras yang lebih tinggi.
Sementara itu, untuk
komoditas gula pasir, Bulog Berau memiliki stok sebanyak 44,8 ton. Stok ini
diharapkan mampu menjaga pasokan gula tetap stabil di pasaran, mengingat
kebutuhan gula biasanya meningkat selama Ramadhan.
Bulog Berau juga
menyimpan cadangan daging sapi beku sebanyak 3,6 ton. Meski jumlahnya tidak
sebesar komoditas lain, daging sapi tetap menjadi bagian penting dalam
pengendalian harga dan pasokan protein hewani di daerah.
Untuk minyak goreng,
Bulog Berau saat ini memiliki stok sekitar 5,2 kiloliter atau setara dengan
5.000 liter. Selain itu, komoditas jagung yang dikuasai Bulog Berau tercatat
mencapai 131 ton.
Ade menegaskan,
seluruh stok pangan tersebut siap didistribusikan sesuai dengan kebutuhan
masyarakat dan kebijakan pemerintah, baik melalui operasi pasar, program SPHP,
maupun penyaluran cadangan pangan pemerintah.
“Kami siap mendukung
upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan,
terutama saat Ramadhan ketika konsumsi masyarakat meningkat,” tegasnya.
Dengan kesiapan stok dan sistem distribusi yang ada, Bulog Berau berharap masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kelangkaan bahan pokok maupun lonjakan harga yang berlebihan selama bulan suci Ramadhan. (sep/FN)