Puncak Rejeki Resmi Dibuka Untuk Wisatawan, Pesona Karst Sangkulirang Tersaji dari Ketinggian 420 Mdpl
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Dari ketinggian perbukitan Kampung Panaan, bentang alam Karst Sangkulirang–Mangkalihat kini dapat dinikmati dari satu titik pandang baru. Puncak Rejeki, destinasi wisata alam di Kecamatan Kelay, resmi dibuka untuk umum pada Kamis, 30 Januari 2026 lalu.
Berada di ketinggian
sekitar 420 meter di atas permukaan laut (mdpl), lokasi ini menyuguhkan
panorama perbukitan hijau yang berpadu dengan gugusan karst khas Kalimantan
Timur.
Dari puncak, hamparan
alam tampak membentang luas, sementara kabut tipis yang kerap turun di waktu
tertentu menciptakan nuansa dramatis yang menjadi incaran pencinta fotografi
dan wisata minat khusus. Keasrian lanskap menjadi daya tarik utama. Belum tersentuh
pembangunan masif, kawasan ini menghadirkan pengalaman wisata alam yang masih
alami dan menenangkan.
Menurut penjelasan
Kepala Kampung Panaan, Aliansyah, pembukaan Puncak Rejeki bukan hanya tentang
menghadirkan destinasi baru, tetapi juga upaya mendorong kemandirian ekonomi
kampung melalui pariwisata berbasis masyarakat.
“Apalagi wisata ini
dikelola langsung oleh masyarakat. Harapannya, selain memperkenalkan keindahan
alam Panaan, juga dapat meningkatkan pendapatan warga melalui sektor pariwisata
yang berkelanjutan,” ujarnya.
Pengelolaan dilakukan
oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat. Sejumlah fasilitas pendukung
mulai disiapkan, termasuk penyediaan tenda bagi pengunjung yang ingin
beristirahat atau menikmati suasana lebih lama di kawasan puncak.
Ketua Pokdarwis
Kampung Panaan, Aril, menjelaskan pengelolaan wisata turut membuka lapangan
kerja bagi warga. Saat ini, terdapat 16 pemandu lokal yang siap mendampingi
pengunjung. “Untuk keberadaan seluruh
pemandu berasal dari Kampung Panaan. Harga tiket masuk ditetapkan Rp35 ribu per
orang,” jelasnya.
Untuk mencapai Puncak Rejeki, pengunjung perlu menempuh perjalanan sekitar tiga jam berjalan kaki dari Kampung Panaan. Jalur pendakian telah disiapkan oleh pengelola, namun akses menuju lokasi hanya bisa melalui kampung tersebut.
Dengan kombinasi
panorama karst yang ikonik, suasana alam yang masih murni, serta pengelolaan
berbasis masyarakat, Puncak Rejeki digadang menjadi salah satu destinasi
unggulan baru di Kabupaten Berau terutama bagi wisatawan pencinta petualangan
dan lanskap alam terbuka. (sep/FN)