124 Pejabat Pemkab Kukar Dilantik, Bupati Tegaskan Tidak Mentolerir Pejabat yang Buta Data

img

(Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat melantik langsung 124 pejabat di lingkungan Pemkab Kukar/pic:Tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Sebanyak 124 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, pada Jumat (06/02/2026), di Pendopo Bupati Kutai Kartanegara.

Pelantikan tersebut mencakup Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, hingga Pejabat Fungsional. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, Sekretaris Daerah Kukar Sunggono, unsur Polres Kukar, Kodim 0906 Kukar, Kejaksaan Negeri Tenggarong, serta para pejabat yang dilantik.

Dalam arahannya, Bupati Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa penguasaan data merupakan keharusan mutlak bagi seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Kukar.

Ia secara tegas menyatakan tidak akan mentolerir pejabat yang tidak memahami data sesuai tugas pokok dan fungsinya.

“Saya tidak mentolerir kepala dinas dan kepala bidang yang buta data. Pejabat harus menguasai data empirikal sesuai tupoksi masing-masing,” tegas Aulia dihadapan para pejabat yang baru dilantik.

Menurutnya, tata kelola pemerintahan saat ini harus dijalankan dengan pendekatan government craft, yaitu bekerja berbasis data yang akurat dan terintegrasi, terutama dalam penanganan kemiskinan dan pelayanan publik.

Pada kesempatan itu Aulia mencontohkan Dinas Pendidikan sebagai salah satu OPD yang wajib memiliki data rinci, mulai dari kondisi bangunan sekolah hingga fasilitas pendukung.

“Contoh saja Dinas Pendidikan harus punya data berapa sekolah yang direhab, rusak sedang, rusak berat, dan yang belum memiliki toilet representatif. Kita ingin memperbaiki ruang belajar, toilet, serta meningkatkan kualitas SDM guru,” ujarnya.

Lebih lanjut Aulia juga menekankan peran camat sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Camat diminta memahami secara detail kondisi warga di wilayahnya, khususnya terkait kemiskinan.

“Camat harus tahu data warga miskin dan penyebab kemiskinannya,” katanya.

Selain penguasaan data, Bupati Kukar juga meminta para pejabat yang baru dilantik untuk memiliki pola pikir kreatif dan solutif, terutama dalam menghadapi keterbatasan anggaran.

Aulia juga menekankan untuk mewujudkan government craft yang baik, ia menegaskan tidak ingin lagi mendengar alasan suatu kegiatan tidak terlaksana karena dalih “Tidak Bisa”.

Pasa kesempatan itu juga, Aulia mengungkapkan beberapa waktu lalu emosinya sempar meningkat ketika ada kegiatan strategis yang seharusnya bisa diikuti oleh Pemkab Kukar, namun justru tidak diikuti dengan alasan keterbatasan anggaran.

Berkaca dari hal tersebut Aulia meminta agar seluruh pejabat untuk mengidentifikasi kegiatan-kegiatan strategis yang dapat diikuti oleh perangkat daerah.

“Jika kegiatan tersebut berada jauh atau membutuhkan biaya besar, dari jauh-jauh hari maka harus dicarikan solusi, seperti menjalin kerja sama dengan pihak swasta maupun memanfaatkan program Corporate Social Responsibility (CSR),” pesannya.

“Bukan pasrah. Birokrasi hari ini membutuhkan bapak dan ibu yang kreatif serta memiliki pola pikir solutif,” tegas Aulia.

Dirinya menekankan bahwa Kukar memiliki visi besar dan mimpi besar, yaitu mewujudkan masyarakat Kutai Kartanegara yang lebih sejahtera. Ia menilai kesejahteraan yang dibangun bukanlah kesejahteraan sesaat, tetapi kesejahteraan yang berkelanjutan, yang diwujudkan melalui sistem pemerintahan yang mampu membawa masyarakat ke arah yang lebih baik.

Tidak lupa dalam kesempatan itu  Aulia juga mengucapkan selamat kepada para pejabat yang telah dilantik. Mengingat beban yang ditanggung Kutai Kartanegara sangat besar, karena itu Aulia berpesan agar seluruh pejabat birokrasi memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

“Semoga apa yang kita lakukan menjadi amal ibadah dan amal jariah bagi kita semua, serta mendatangkan keberkahan. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan kekuatan kepada kita dalam menjalankan amanah ini,” tutup Aulia. (tan)