Gubernur Rudy Berharap Pengumpulan Zakat Meningkat Setiap Tahun
POSKOTAKALTIIMNES, SAMARINDA : Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud menghadiri Kaltim Berzakat 2026, sekaligus menyerahkan zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kaltim, di Gedung Olah Bebaya Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Senin (23/2/2026)
Gubernur Rudy
menjelaskan zakat bukan sekedar kewajiban dalam beribadah, tetapi instrumen
strategis untuk memperkuat solidaritas sosial dan mengurangi kesenjangan
ekonomi.
"Zakat dapat
dimanfaatkan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, modal usaha, dukungan
pendidikan, bantuan kesehatan, serta penguatan UMKM," kata Rudy.
Selain itu,
lanjutnya, jika dikelola secara optimal,
zakat mampu mengurangi kesenjangan sosial, sekaligus mendukung program
pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Provinsi
Kaltim berharap pengumpulan zakat terus meningkat setiap tahun seiring dengan
tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat.
"Program
penyaluran zakat juga diharapkan semakin tepat sasaran dan memberikan dampak
nyata, sehingga mampu membantu masyarakat kurang mampu menjadi lebih mandiri
serta mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial di daerah," harap
Gubernur Rudy.
Ketua Baznas Kaltim H
Ahmad Nabhan menyebutkan pengelolaan zakat, infak, sedekah dan dana sosial dari
tahun 2021 hingga 2025 terus meningkat. Terhitung pada 2021 terkumpul dana
sebesar Rp6,8 miliar, tahun 2022 naik sebesar Rp8,7 miliar, tahun 2023 sebesar
Rp14,4 miliar, tahun 2024 sebesar Rp16,6 miliar dan tahun 2025 naik sebesar
Rp20,6 miliar.
Kenaikan penerimaan
Baznas Kaltum ini diakuinya, berkat surat edaran dan imbauan Gubernur Harum ke
berbagai pihak, terutama ASN (instansi pemerintah) dan perusahaan.
"Alhamdulillah
pada Juli 2025, Baznas menerima Rp900 juta sebulan dan pada akhir tahun
(November-Desember) mencapai Rp1,3 miliar per bulan," sebutnya.
Sementara
pendistribusian dalam tahun 2025, Baznas Kaltim menyalurkan dana sebesar Rp23
miliar untuk program pendidikan, program kesehatan, program kemanusiaan,
program pemberdayaan ekonomi, program advokasi dan dakwah.
Ditambahkan, UPZ terbanyak mengumpulkan ZIS di tahun 2025, yakni UPZ Bankaltimtara sekitar Rp3 miliar, RSUD Kanujoso Jatiwibowo Rp1,9 miliar, Dinas Kehutanan Rp1,3 miliar, Dinas PUPR Rp843 juta dan Setda Prov Kaltim Rp623 juta.
Secara simbolis
penyerahan zakat diawali oleh BPD Kaltimtara dan Perusda MMP, dihadiri jajaran
Forkopimda Kaltim, pimpinan perangkat daerah Pemerintah Provinsi Kaltim,
pimpinan instansi vertikal/kementerian/lembaga, serta para muzakki. (mar)