MGRM Pasti Untung Besar, Asal

img

TENGGARONG- Perusda milik Pemkab Kukar PT Mahakam Gerbang Raja Migas(MGRM) pasti untung, asal dikelola secara profesional, terbuka dan bebas dari korupsi, serta kepentingan lain diluar pengembangan bisnis. Selama ini, PT MGRM masih mengelola hasil PI Blok Mahakam, dan kedepannya akan dilakukan pengembangan bisnis lainnya.

"Ditahun 2018, kita sudah terima pembagian PI sebesar Rp 192 Miliar, dan ini sudah kita setorkan ke kas daerah, sesuai pembagian dan peruntukannya, sedangkan 2019 diperkirakan alami penurunan, karena bisnis migas yang alami penurunan secara nasional," jelas Vice President (VP) Administrasi dan Keuangan PT MGRM Kukar, Wahdiyat, Jumat(24/01/2020) sore, dikantornya.

Wahdiyat, yang juga mantan Ketua Aliansi Rakyat Kaltim Untuk Blok Mahakam menambahkan, tidak bisa hanya mengandalkan pembagian keuntungan PI, MGRM memberanikan  diri akan mengembangkan bisnis lainnya yang bisa menghasilkan keuntungan sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan(RKAP).

"MGRM akan untung asal sesuai dengan RKAP, dan harus bebas dari intervensi diluar pengembangan bisnis perusahaan," ujarnya.

Ada pun divisi usaha yang akan di kembangkan MGRM meliputi, distributor dan supplyer Pertamina Hulu Mahakam(PHM), bisnis SPBU dan SPBG, tangker pengangkut gas, penggunaan teknologi menyedot minyak tanpa air, tangki timbun solar, serta pengembangan bisnis perumahan.

"Semua ini akan mendapatkan keuntungan diluar PI, kalau berjalan normal sesuai RKAP, dan menjadi penyumbang PAD dalam jumlah yang besar," jelasnya.

Pengembangan bisnis yang dirancang kedepannya, dibutuhkan tenaga profesional, untungnya, MGRM memiliki tenaga profesional yang handal.

"Karyawan MGRM didominasi orang lokal Kukar yang mau bekerja keras secara profesional, dari segi pendidikan sudah sangat mumpuni,"pungkasnya.(and/poskotakaltimnews.com)