Presiden Apresiasi Atas Dukungan IKN

img

PONTIANAK-Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas peryataan sikap lima Gubernur Kalimantan dan  seluruh masyarakat Kalimantan terhadap dukungan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Provinsi Kaltim.

" Atas nama Presiden Republik Indonesia, kami menyatakan terimakasih yang sebesar-besarnya atas dukungan lima Gubernur Kalimantan dan seluruh masyarakat Kalimantan terhadap dukungan IKN di wilayah PPU dan Kukar di Kaltim," papar juru bicara presiden  Fadjroel Rahman, saat menghadiri Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbag)  Regional Kalimamatan tahun 2020,
yang diselenggarakan Forum Kerjasama Revitalisasi dan Percepatan Pembangunan  Regional Kalimantan (FKRP2RK), yang digelar di Pendopo Gubernur Kalbar, Rabu (19/2/2020).

Fadjroel Rahman yang juga berasal dari Kalimantan Selatan, mengharapkan realisasi pemindahan IKN pada tahun 2024 bisa berjalan mulus, aman dan lancar, karena dampak pemindahan IKN, tidak saja Provinsi Kaltim yang mendapat keuntungan secara ekonomi, infrastruktur, peningkatan Sumber
Daya Manusia, tetapi juga seluruh Kalimantan.

"Hadirnya IKN di Provinsi Kaltim, Provinsi lainnya di Kalimantan juga akan berimbas terhadap percepatan berbagai  sektor   pembangunan," tandasnya.

Menurut Fadjroel Rahman pembangunan IKN memerlukan dana yang tidak sedikit hampir Rp 500 triliun, itu berarti banyak sekali yang akan mendapatkan manfaat, misalnya hadirnya kurang lebih 2,5 juta orang ada didalam IKN, itu nantinya memerlukan berbagai kebutuhan, baik sandang maupun pangan.

" Oleh karena itu, pemindahan IKN baru, tentu  memerlukan berbagai macam kebutuhan, dan itu bisa terbantu dari  Provinsi  Kalimantan lainnya,  termasuk daerah luar pulau Kalimantan, misalnya untuk kebutuhan beras, ikan dan kebutuhan lainnya," tandas Fadjroel Rahman.
Pada Musrenbag  Regional Kalimamatan tahun 2020, lima Gubernur Kalimantan melakukan pernyataan sikap.

Ada tiga poin yang dibacakan secara bersamaan para Gubernur Kalimantan dan disaksikan langsung Menteri Dalam Negeri  Tito Karnavian serta seluruh undangan yang hadir. Poin pertama, kami masyarakat Pulau  Kalimantan tetap dan terus setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,  Pancasila dan undang-undang Dasar 1945.

Poin kedua, kami masyarakat pulau Kalimantan mendukung perpindahan ibu kota negara kepulauan Kalimantan. Poin ketika,  kami masyarakat pulau Kalimantan senantiasa mendukung segala upaya untuk pemerataan kesejahteraan rakyat Indonesia.(mar/poskotakaltimnews.com)