Cegah Korupsi, LSM Pedang Gandeng Pemkab Kubar Gelar Seminar Anti Korupsi

img

(Suasana Seminar Sehari Anti Korupsi) 

 

SENDAWAR  –  Komitmen kuat mendukung pembangunan Kabupaten Kutai Barat (Kubar), terutama dalam upaya mencegah dan meminimalisir tindak pidana korupsi, Lembaga Swadaya Masyarakat Perisai Sendawar Membangun ( LSM PEDANG) Kubar menggandeng Pemkab Kubar melaksanakan Seminar Sehari Anti Korupsi, Kamis (12/3/2020) di BPU Tanaa Purai Ngeriman, Komplek Perkantoran Pemkab Kubar.

Mewakili Bupati Kubar FX Yapan SH, Asisten I Sekkab Kubar Misran Effendi membuka seminar itu. Bupati berpesan agar melalui seminar anti korupsi menjadi masukan dan referensi bagi semua aparatur pemerintah dilingkup Pemkab Kubar.

“Berharap pemerintah kampung dapat memahami dengan baik pembekalan materi yang diberikan sehingga wawasan dapat disebarkan kepada masyarakat secara efektif dan efisien,” ujar Misran Effendi, membacakan sambutan tertulis Bupati. 

Bupati FX Yapan SH Tumenggung Singa Praja juga menekankan agar aparatur kampung paham dalam mengelola anggaran, agar tidak terjerat hukum karena terseret dalam tindak pidana korupsi.

“Melaksanakan tugas dengan baik, jangan coba menyalahgunakan wewenang dan menyuap aparat,” kata Misran Effendi.

Bupati FX Yapan berpesan agar aparat kampung dapat menguatkan gotong-royong, satu suara, satu langkah dan satu irama dalam membangun kampung. 

 “Sinergis dan kompak, rangkul semua, jauhi korupsi guna membangun Kutai Barat menjadi Hari Esok Yang Lebih Baik Daripada Hari Ini,” tutur Misran Effendi, seraya menyatakan secara resmi seminar sehari anti korupsi itu dibuka dan mengetok palu.

Salah satu pemateri dalam seminar itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Kubar, Sahadi Shut.  Dia mengatakan Pemkab Kubar sangat apresiasi kinerja yang dilakukan oleh LSM Pedang. 

“Komitmen pemerintah dari pusat hingga daerah seluruh aparatur harus mencegah korupsi. Seminar yang dilaksanakan ini sangat tepat untuk mencegah korupsi di Kubar,” tegasnya.

Dia mengakui, seminar anti korupsi semacam itu bisa berkelanjutan  kedepan. Hal itu didukung pemerintah kabupaten, karena ada program Saber Pungli sebagai upaya pencegahan tindak pidana korupsi.

 “Hanya kedepan perlu di desain masalah materi dan waktu. Perlu komitmen semua pihak, termasuk monitoring dan evaluasi. Program pemerintah sudah jelas bahwa semua aparatur pemerintah wajib komitmen anti korupsi,” pupusnya.

Sementara itu, Ketua LSM Pedang A. Johnson Daud SH MHum melalui Ketua Panitia Pelaksana, Sarjodi SH menjelaskan, tujuan utama seminar itu sebagai upaya mencegah korupsi di wilayah Kubar. 

“Seminar sebagai acuan pengetahuan untuk pengelolaan anggaran baik di dinas, badan atau pemerintah kampung se-Kubar,” ungkap Sarjodi.

Sarjodi mengatakan,  tema seminar adalah ‘Bebas Korupsi Saya Selamat Keluarga Selamat dan Masyarakat Bangga Memilih Saya Jadi Pemimpin’.  Menurutnya, melalui seminr itu LSM Pedang berinisiatif agar semua aparatur pemerintah dapat menjalankan pembangunan dengan sehat. 

“Sehingga pembangunan Kubar kedepan semakin baik dan sejahtera. Pesertanya ratusan orang, terdiri  para Petinggi Kampung (Kepala Desa), juga ketua dan sekretaris Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) se-Kubar,” tukasnya.

Hadir pula dalam kesempatanitu Inspektur Inspektorat Kubar Robertus Bellarminus Belly J.W sebagai pemateri. Tak ketinggalan Kapolres Kubar AKBP Roy Satya Putra SIK MH diwakili oleh Bagian Tipiter Polres Kubar Aipda Muhamad Daud, serta Perwakilan Kejari Kubar, Kodim 0912/KBR, Para Camat, Lurah, Petinggi dan BPK serta beberapa  Organisasi Perangkat Daerah. (imn)