TNI di Kutim Siapsiaga Antisipasi Penanganan Virus Corona
(Letkol Czi Pabate)
SANGATTA - Dandim 0909/Sangatta Letkol Czi
Pabate,mengatakan,bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) tentu merupakan alat
negara yang berdiri paling depan dalam hal penanganan merebaknya pandemi virus
corona, terlihat ketika pasukan TNI melakukan evakuasi Warga Negara Indonesia
(WNI) di Wuhan China pada beberapa bulan lalu.
Termasuk bagaimana tiga matra dalam TNI
yakni Angkatan Darat, Angkatan Laut, maupun juga Angkatan Udara, serta seluruh
satuan-satuan kesehatan lapangan dan seluruh personel TNI agar tetap waspada
bersama masyarakat untuk mengantisipasi bahaya virus corona.
Letkol Czi Pabate saat dikonfirmasi oleh
wartawan Senin ( 16/3/2930) siang tadi, ia menerangakan,mengenai kesiapsiagaan
personel dilapangan, khususnya di Kutim. Seiring keluarnya Surat Edaran Bupati
Ismunandar yang menghimbau pada warga Kutim agar meningkatkan kewaspadaan diri
dengan berperilaku hidup sehat. Lelaki
kelahiran Tana Toraja ini menegaskan bahwa sebelum adanya edaran Bupati,
pihaknya sudah mendapatkan instruksi dari Pimpinan TNI untuk tetap siaga.
"Kebetulan kami telah mendapatkan
instruksi dari pimpinan untuk memantau tiap-tiap daerah termasuk pelosok,
selama 2x24 jam penuh. Dan berupaya untuk berkoordinasi dengan pihak pemerintah
daerah hingga rumah sakit, jika ada ditemukan warga yang terpapar corona,"
tegasnya.
Kodim 0909/Sangatta terus memantau
dengan mempadukan berbagai informasi yang masuk dari anggota yang ada Komando Rayon Militer (Koramil) termasuk dari
pihak Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang memang bersentuhan langsung dengan
masyarakat sampai ke desa-desa.
"Laporan kami sampaikan ke pimpinan
dalam dua kali sehari, pertama pada pukul 06.00 Wita dan kedua pada pukul 18.00
Wita. Posisi anggota TNI dilapangan tetap sesuai dengan instruksi Presiden
Republik Indonesia Joko Widodo, sebagai pimpinan tertinggi Republik Indonesia,"
ungkapnya.(nd)