Rasid Terima Laporan Bantuan Sembako Yang Tidak Layak

img

Saat proses pendistribusian sembako  Pemkab Kukar di kecamatan.

 

TENGGARONG- Pembagian sembako gratis dari Pemkab Kukar untuk masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19 yang sudah berjalan. Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid mendapatkan laporan dari masyarakat yang tidak mengenakan, sembako yang diterima ada yang tidak layak. 

“Kami ada terima laporan dari masyarakat, telor yang diterima banyak yang busuk, serta beras ada yang tidak layak, “ kata Rasid kemarin. 

Rasid memahami kondisi tersebut, karena dalam situasi dan kondisi yang mendesak, dan didistribusikan dalam jumlah yang banyak. Kedepannya, dalam pendistribusian sembako lanjutan, hal-hal yang tidak diinginkan masyarakat bisa dihindari. 

“ Ini menjadi bahan evaluasi bagi Pemkab Kukar, kedepannya harus diperhatikan, jangan sampai terjadi lagi, “ jelasnya. 

Rasid menilai kinerja Pemkab Kukar dalam penanganan Covid-19 ada nilai plus dan minusnya, ini akan dievaluasi bersama, dalam waktu dekat ini antara Pemkab dan DPRD Kukar. 

Sementara itu, PPATK Pengadaan Sembako Pemkab Kukar, Sunarko mengatakan, masih ada terdapat 6.447 KK yang belum menerima paket sembako dari Pemkab Kukar. Angka tersebut berdasarkan hasil penyisiran tim kabupaten, mana KK yang tertinggal dan belum dapat sembako. 

“Kita komitmen, yang layak mendapatkan sembako, adalah yang tidak menerima bantuan reguler dari pemerintah pusat dan daerah. Jika ada kekurangan dalam hal pendistribusian sembako, kami mohon maaf, kami sudah bekerja secara maksimal, " Ujarnya.(and/adv)