BPBD Paser Perlu Ditunjang Tenaga Medis
PASER:Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Paser, Edward Effendy menyatakan siap melayani masyarakat bahkan selalu siaga selama 24 jam. Karena musibah bencana tidak pernah tahu kapan akan terjadi atau di alami oleh seseorang. Kalau ada laporan dari masyarakat terjadi bencana di Paser tim langsung bergerak ke titik sasaran untuk membantu.
“Namun kita masih perlu beberapa perlengkapan untuk menunjang kelancaran operasional di lapangan yang belum ada, seperti, mobil jenazah dan mobil ambulance. Selain itu perlunya penempatan tenaga medis di BPBD Paser”, jelas Edward.
Ditambahkan dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia ( SDM ) perlu adanya pelatihan untuk peningkatan kemampuan bagi personil BPBD Paser.
"Jika ada bencana Tim Reaksi Cepat ( TRC ) langsung bergerak," katanya.
Beberapa hari yang lalu, dikatakan terdapat laporan terjadi musibah anak tenggelam di Sungai Kandilo depan Pasar Senaken (28/3) M. Rizki Pratama (4 ) Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Paser langsung bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP).
"Dalam hal pencarian koban personil yang di terjunkan dari berbagai instansi, elemen masyarakat maupun lainnya ikut terlibat," jelasnya.
Bahkan dikemukakan personil yang terlibat pencarian korban anak tenggelam Rizki Pratama sebanyak 75 orang dari semua instansi.
"Sekitar pukul 3.30 Wita korban di temukan 8 km dari TKP di Desa Rantau Panjang. Jenazah langsung di bawa ke Rumah Sakit Panglima Sebaya untuk di outopsi," pungkas Edward. (nyom/taf-poskotakaltim.news.com)