Polemik Sekolah Tatap Muka, Warga Masih Khawatir
(ilustrasi)
BONTANG, Rencana
pembelajaran sekolah tatap muka per Januari 2021 masih pro dan kontra bagi
orang tua murid. Sebagian masih khawatir pelaksanaan sekolah tatap muka bakal
memunculkan klaster Covid-19 baru.
Tapi tak sedikit yang
tak sabaran segera mengikuti aktivitas belajar mengajar di sekolah. Jumri
misalnya, lebih memilih anaknya sekolah dari rumah ketimbang tatap muka. Sebab,
dirinya takut Covid-19 menjangkiti anaknya.
"Mending sekolah di
rumah, kita tidak tau siswa lain itu kontak sama siapa saja, apalagi Corona di Bontang
masih meningkat" ujarnya saat di konfirmasi langsung, baru-baru ini
Tapi pendapat berbeda
disuarakan orang tua lainnya. Hesti misalnya, orang tua murid pelajar SD Negeri
005 Bontang Utara ini berharap pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan. Menurutnya,
praktik belajar secara daring dinilai kurang efektif. Lantaran metode ajar dari
rumah menyulitkan dirinya.
"Lebih efektif
belajar di sekolah sebenarnya, tapi kalau tunggu Corona berakhir sampai kapan
juga, kita capek ngajarin anak kita, susah mendengar," ucapnya.
Pelajar SMP Negeri 5
Bontang Utara, Radah lebih memilih sekolah tatap muka dibandingkan sekolah
online.
"Bosan, materinya
cuman dibacakan saja, saya tidak paham apa yang di jelaskan sama guru
saya," bebernya.
Sekedar informasi
sekolah tatap muka rencananya akan dibuka pada awal tahun 2021 mendatang. Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang saat ini tengah menyiapkan
rencana pelaksanaan tatap muka pada Januari mendatang.
Sementara itu,
perkembangan kasus Covid-19 di Bontang per Kamis,) tercatat ada 125 kasus
aktif. Dengan tingkat kesembuhan sekitar 85 persen dari total kasus 1.329
orang.(wan/poskotakaltimnews.com)