Pimpim Rapat Forkompinda Kaltim, Isran Noor: Cegah Covid di Pilkada
H Isran Noor Gubernur Kaltim
SAMARINDA - Gubernur Kaltim, Dr H Isran
Noor memimpin Rapat Forum Koordinasi
Pimpinan Daerah (Forkompinda) Provinsi Kalimantan Timur secara luring dan
daring di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Rabu, 2 Desember 2020.
Rapat terkait Pengamanan dan Penegakan
Protokol Kesehatan dalam rangka Penyelenggaraan Pilkada, Libur Natal dan Tahun
Baru 2021 dihadiri Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi, Pangdam VI Mulawarman
Mayjen TNI Heri Wiranto, Ketua Pengadilan Tinggi Sutoyo, Ketua PTA Sukiman,
Kabinda, Kepala Biro Ops Polda Kaltim Kombes Pol Hery Heryandi, Ketua KPU
Rudiansyah, Ketua Bawaslu Saiful Bahtiar.
Tampak pula Sekda Prov Kaltim HM Sa'bani,
Danrem 091/ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, Asisten Administrasi Umum Fathul
Halim, Asisten Perekononian dan Adbang Abu Helmi, serta Bupati/Walikota dan
jajaran Forkopimda kabupaten/kota se Kaltim secara virtual.
Mengawali arahannya, Gubernur Isran Noor membacakan dua pantun. Salah satunya, Sambal Terasi Dicampur Acar, Ikan Tongkol Nyaman Dimakan, Demokrasi Kaltim Berjalan Lancar, Protokol Kesahatan Wajib Dijalankan."Ini pantun, sebenarnya perintah," kata Isran Noor.
Sebab, lanjut mantan Bupati Kutai Timur ini,
Pilkada kali ini tidaklah sama dengan pilkada-pilkada sebelumnya.
Karena pesta demokrasi dilaksanakan bersamaan
dengan upaya bersama menghadapi dan menangkal penyebaran virus corona atau
Covid-19.
Terlebih, Pemerintah telah menetapkan hari
Rabu, 9 desember 2020 sebagai hari libur nasional. Tujuan agar masyarakat
mengikuti Pilkada di daerahnya penuh antusias.
Libur Pilkada sebutnya, bertambah libur hari
raya natal dan pergantian tahun baru 2021. Dan, kondisi ini diakuinya, pasti
dimanfaatkan masyarakat untuk merayakannya dan bisa menghadirkan kerumunan
orang banyak.
"Kita ini ditekan. Ya si corona atau
Covid-19 itu. Maka menghadapi ini, kita harus disiplin protokol
kesehatan," tegasnya.
Disiplin menghadapi tekanan corona, yakni
menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan serta menghindari kerumunan
atau tidak melakukan kegiatan mengundang banyak orang.
Karenanya, Isran Noor menegaskan jangan
sampai beban berat ini semakin bertambah parah. Hanya, gara-gara mengabaikan
anjuran protokol kesehatan.
Seperti mengumpulkan orang banyak dan mengadakan kegiatan-kegiatan yang bisa
mengundang orang hadir dalam jumlah besar sehingga tidak terkontrol.
"Saya bersyukur kepala daerah sangat
respon. Alhamdulillah Samarinda dua hari lalu sudah mengeluarkan edaran baru,
melarang kegiatan keramaian seperti
acara pernikahan," jelasnya.
Isran Noor berharap kepala daerah dan
pemangku kepentingan terkait pro aktif dengan kondisi terkini. Terutama dalam
mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 di masyarakat.(mar/poskotakaltimnews.com)