Sebagai Daerah Penghasil, Anggana Minta Perhatian Pemerintah
(Heri Asdar)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
TENGGARONG-
Jalan panjang perjuangan pembangunan Jembatan Anggana Kabupaten Kutai
Kartanegara yang hingga saat ini belum kunjung teralisasi. Jembatan penghubung
antar desa di kecamatan tersebut menjadi dambaan yang cukup lama warga Anggana.
Tahun
ini teralokasi nilai anggaran Rp15 miliar untuk perencanaan dan pembangunan
Jembatan Anggana, namun sampai hampir pertengahan akhir semester 1 belum ada tanda tanda pengerjaan pembangunan dimulai.
Heri
Asdar, Anggota Komisi III DPRD Kukar yang pada Senin (24/5/2021) turut hadir
dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III yang dipimpin Ketua Komisi III Andi
Faisal, membahas persoalan pembangunan Jembatan Anggana, “memuntahkan“ unek
uneknya dihadapan OPD terkait yang hadir dalam pertemuan itu, diantara dari
Dinas PU, BPKAD, Inspektorat dan Bagian ULP Kukar.
Heri
Asdar menyebut, bahwa usulan pembangunan Jembatan Anggana sudah sangat lama,
tapi sampai detik ini belum kunjung teralisasi. Ia merasa beban, ketika bertemu
dengan warga Anggana, saat ditanya kapan akan dibangun Jembatan Anggana.”Saya katakan,
Insha Allah tahun ini, namun sampai sekarang pun belum ada tanda tandanya. Saya
sudah enam tahun lebih di dewan ini, rencana usulan pembangunan sudah lama,
selama ini aktivitas masyarakat menggunakan jembatan milik pertamina, namun
sejak jembatan itu dibongkar maka akses terganggu,” papar Heri Asdar Anggota
DPRD dari Dapil III meliputi, Muara Badak, Marangkayu dana Anggana ini.
Kecamatan
Anggana merupakan penghasil/penyumbang APBD terbesar untuk Kukar, namun sangat
ironis pembangunan tidak diperhatikan pemerintah.”Pembangunan jembatan sangat
dibutuhkan masyarakat, sehingga kami minta supaya pembangunan cepat dilaksanakan,”
tegas Heri Asdar.
Sementara
Kepala Desa Sungai Meriam Kecamatan Anggana Norjali mengatakan sejak Jembatan Anggana
yang dibangun Pertamina telah dibongkar, maka warga harus merogoh kocek sekali
menyebrang sekitar Rp5 ribu, sehingga kalau PP menjadi Rp10 ribu.
“Oleh
karenanya masyarakat minta pembangunan Jembatan segera direalisasikan,”
ucapnya.(awi/adv)