Ditabrak Kapal, 6 Rumah Warga Muara Kaman Rusak Parah
TENGGARONG, Diduga juru kemudi tertidur, Kapal Tuqboad
Katim Dolvin 1704 menarik ponton Kaltim FT 80 05 yang di kemudiakan
Abdullah (34) berangkat dari Samarinda menuju stock file batubara milik
PTGunung Bayan Pratama coal yang berada di Dusun Murunan Kecamatan Kota Bangun,
menabrak 6 rumah warga yang terletak di di desa benua Puhun, Kecamatan Muara
Kaman, Minggu (14/5) sekitar pukul 04.30 wita.
Keenam rumah warga tersebut mengalami rusak total ialah rumah
Samsi (46), Abd Murad (51), Mismo (38), Rafiiansyah (40), H Ardiansyah (41) dan
Udin Bahari (52).
Samsi salah seorang yang rumahnya rusak, mendengar ada suara
benturan yang sangat keras, mendengar hal tersebut saksi pun keluar rumah dan
melihat sebuah kapal Tuq boad menabrak rumah H Ardinansyah.
"Melihat kejadian tersebut Samsi berteriak dengan
mengatakan Kapalmu nabrak rumah tolong di mundurkan." Ujar Kapolres Kukar
AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui Kapolsek Muara Kaman AKP TM Penjaitan
Setelah itu saksi berteriak untuk membangunkan para pemilik
rumah agar segerah keluar, namun pada saat Kapal Tuqboad penarik ponton
tersebut mundur, ponton yang ditariknya tetap berjalan dan menabrak rumah yang
ada dipinggir sungai. "Penyebab terjadinya kecelakan tersebut diduga kuat
juru mudi tertidur sehingga Tugboad yang menarik ponton bergerak tanpa kendali
serta Kapal bergerak tanpa Kapten." Katanya.
Hingga kini tidak ada
korban jiwa atas kejadian tersebut dan jumlah kerugian pun belum diketahui dan
masih dilakukan invertarisasi. dra/poskotakaltimnews.com