Komisi III DPRD Gelar Hearing Terkait Perbaikan Jalan Penghubung Antar Desa Dapil VI
KUTAI KARTANEGARA- Komisi III
DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara melakukan hearing atau dengar pendapat dengan
pihak terkait membahas tentang Perbaikan Jalan Penghubung antar Desa dan
Kecamatan yang berada diwilayah hulu di Ruang Rapat Banmus DPRD Kabupaten Kutai
Kartanegara, Kalimantan Timur. Senin 7 Maret 2022
Rapat dipimpin M. Andi
Faisal, S.Si di didampingi H. Ahmad Zulfiansyah, Sopan Sopian,Hj.Miftahul
Jannah dan Sarpi sedangkan Pemerintah Daerah di hadiri Kepala Bappeda Kab.
Kutai Kartanegara, Kadis Pekerjaan Umum Kab. Kutai Kartanegara dan beberapa
Camat diantaranya ; Camat Muara Wis, Camat Kembang Janggut, Camat Kota Bangun,
Camat Muara Muntai, Camat Kenohan, Ketua PJSP dan Perwakilan DPC PAPDESI.
Momen ini kata Andi
Faisal selain momen ajang mempererat silaturahmi dengan aparat kecamatan,
aparat desa khusus yang berada di dapil VI Kota Bangun, Muara Wis, Kenohan,
Kembang Janggut dan Tabang.
Dalam hal ini komisi
III yang bidang salah satunya Pekerjaan Umum, Perencanaan Pembangunan Daerah,
dimana kita ketahui akhir-akhri ini banyaknya keluhan masyarakat baik di akun
media sosial, Facebook, Instagram, whatsApp (WA) maupun surat masuk ke dewan
terkait Perbaikan Jalan Penghubung antar Desa dan Kecamatan di wilayah hulu
khususnya jalan kota bangun menuju kecamatan tabang yang rusak parah.
“Masalah jalan ini
memang dilema satu sisi faktor alam, kualitas jalan, ditambah kapasitas mobil
angkutan yang melintasi melebihi beban normal 20-30 ton bahkan lebih, kalau ini
tidak di atur dan diawasi ini akan menimbulkan kerusakan lebih parah dan putus
akan terjadi, jika akses jalan ini terputus pasokan , tabung gas/LPG, sembako
dan bahan lainnya akan melambung tinggi harganya ini menambah beban masyarakat
kita yang ada di wilayah pedalaman”. ungkapnya
“Usai hearing hari
ini, dalam waktu dekat komisi III akan jadwalkan mengundang lagi instansi
terkait untuk membahas terkait solusi penanganan jalan maupun penganggaran
perbaikan jalan kedepan di wilayah Kabaupaten Kutai Kartanegara”. Ucap Andi
Faisal (hms)