Pertamina Edukasi Aspek Keselamatan Kilang Kepada Masyarakat
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, BALIKPAPAN- Keberadaan kilang di Kota Balikpapan memiliki peran penting dalam menjaga kedaulatan negara di bidang energi. Seiring dengan perkembangan masyarakat, saat ini terdapat pemukiman penduduk yang berada di sekitar kilang.
Sebagai
bentuk kesiapsiagaan, Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI)
Unit Balikpapan melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Aspek Safety dan
Potensi Dampak Operasi Kilang kepada perwakilan masyarakat ring I operasional
kilang. (Jumat, 15/07).
Perwakilan masyarakat yang hadir dalam
kesempatan itu berasal dari Kelurahan Margasari, Kelurahan Baru Tengah,
Kelurahan Baru Ilir, Kelurahan Karang Jati dan Kelurahan Prapatan. Juga hadir
anggota kelompok Kampung Siaga Bencana dari Kelurahan Margasari dan Kelurahan Baru
Tengah yang merupakan binaan KPI Unit Balikpapan.
"Operasional kilang tentunya menempatkan
aspek keselamatan dan lindungan lingkungan sebagai hal yang utama," kata
Area Manager Legal Councel KPI Unit Balikpapan Risnandar dalam sambutannya.
Dia menjelaskan bahwa edukasi ini menjadi
salah satu bentuk kesiapsiagaan. "Tentunya kita berharap kilang selalu
beroperasi dengan aman dan selamat. Sebagai manusia kita tentu harus selalu
berupaya semaksimal mungkin sebari meminta perlindungan dari yang Maha Kuasa,"
katanya.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat
diharapkan dapat melihat bagaimana kesiapsiagaan Pertamina dalam mengantisipasi
kondisi yang tidak diinginkan. Pada kegiatan sosialisasi tersebut, juga
disampaikan arti sirene jika dibunyikan dari kilang.
Jika terjadi keadaan darurat di kilang, maka
akan dibunyikan sirene selama 3 menit bergelombang. Pada kondisi yang
mengharuskan dilakukan evakuasi, maka akan dibunyikan sirene 6 menit
terputus-putus. Sementara tanda kondisi aman ditandai dengan pembunyian sirene
selama 1 menit secara terus menerus.
Pemerintah Kecamatan Balikpapan Barat
menyambut baik edukasi dan sosialisasi yang diadakan oleh Pertamina tersebut.
"Sosialisasi dan edukasi ini memang perlu dilakukan secara berkelanjutan
agar masyarakat khususnya wilayah Balikpapan Barat juga dapat memahami dan
mengerti apa yang menjadi program agenda dan kegiatan Pertamina," kata
Kasi Trantib Kecamatan Balikpapan Barat Didik W.S.
Di tempat terpisah, Area Manager
Communication, Relations & CSR KPI Unit Balikpapan Ely Chandra
Peranginangin menjelaskan program edukasi ini akan menjadi kegiatan yang rutin
dilakukan perusahaan.
"Masyarakat di sekitar kilang merupakan
tetangga terdekat. Sebagai tetangga terdekat, masyarakat sekitar kilang tentu
perlu mengetahui apa-apa yang dilakukan perusahaan dalam kondisi yang tidak
diinginkan," ujar Chandra.
Tujuannya, kata Chandra adalah agar
masyarakat tidak terprovokasi apabila mendapatkan informasi tidak bertanggung
jawab terkait hal-hal di dalam kilang. "Jika terjadi hal-hal yang tidak
diinginkan, pemerintah kelurahan memiliki jalur komunikasi ke Pertamina untuk
mendapatkan informasi yang benar," tutup Chandra.(mid)