Dewan Adat Kutai Dorong Budaya Lokal Sebagai Wisata Budaya

img

Kordinator bidang (Korbid) Kebudayaan Dewan Adat Kutai Muhammad Junaidi

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Budaya Kutai atau kearifan lokal harus dipertahankan eksistensinya, mengingat sebagian wilayah Kabupaten Kukar masuk bagian dari Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Dalam hal ini tentunya banyak warga pendatang dan merupakan kesempatan bagi warga lokal untuk memperlihatkan budaya Kutai.

Hal ini disampaikan Kordinator bidang (Korbid) Kebudayaan Dewan Adat Kutai Muhammad Junaidi. Ia mengatakan, Dewan Adat Kutai  mengapresiasi keberadaan IKN di Kaltim. Hal ini merupakan kesempatan bagi warga lokal untuk memperlihatkan budaya Kutai yang masih kental, khususnya di Kukar.

"Di Kukar bagian hulu banyak budaya warga lokal masih murni, yang belum tersentuh dengan budaya luar, seperti di Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun, yang memiliki kebudayaan yang adatnya masih kental," kata Muhammad Junaidi kepada Poskotakltimnews, Kamis (26/1/2023).

Hal itu bisa dilihat dari ritual keagamaannya, upacara adat, dan lainnya. Tentunya hal ini bisa menjadi iconik tersendiri, sehingga bisa dikelola menjadi wisata kebudayaan.

"Dengan menjadi sebagai wisata kebudayaan, bisa memberikan dampak positif salah satunya memberikan peluang usaha, khususnya di desa tersebut. Sehingga bisa menumbuhkan perekonomian masyarakat," sebutnya.

Dirinya berharap, kepada pemerintah daerah dan juga para komunitas penggiat budaya Kutai, bisa memfasilitasi atau mensupport mereka yang ada di daerah pedalaman, dengan kebudayaan asli leluhurnya.

"Seiring dengan tumbuh berkembangnya IKN, maka masyarakat lokal juga bisa menikmati kesejahteraannya, dan jangan sampai menjadi penonton di kampungnya sendiri," pungkasnya.(riz)