Kenaikan BPIH 2023, Salehuddin Harap Ada Win Win Solution dari Pemerintah
Salehuddin
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR- Anggota Komisi IV
DPRD provinsi Kaltim Salehuddin, S.Sos,S.Fil,M.AP menilai usulan biaya haji
tahun 2023 yang diajukan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI tergolong wajar
dan rasional, namun tetap harus ada win win solution dari pemerintah.
"Misalnya ada subsidi atau bantuan dari
Pemerintah lebih banyak menalangi sehingga ada win win solution, karena kita
tahu kondisinya sekarang kenaikan biaya tersebut setelah disampaikan Kemenag
kepada DPR RI nilainya masih rasional, " tutur Salehuddin.
Tetapi lanjut politisi Golkar tersebut, bagi
kita di Indonesia bisa saja di negosiasikan dari calon jamaah haji minimal
berapa tambahannya dan seberapa besar pemerintah bisa mensupport kenaikan
tersebut.
"Setelah Kementerian Agama memberikan
kejelasan kepada DPR RI terkait dengan besaran dana yang justru dibebankan
kepada calon Jama'ah haji terutama tahun ini berangkat, maka saya berharap
apapun itu bentuknya ada peningkatan jumlah biaya haji harus di kompromikan
dengan pihak DPR RI, karena sampai saat ini memang belum ada keputusan final,
" terangnya.
Salehuddin mengaku, Kemenag RI dan DPR RI
tentunya masih melakukan proses hitung-hitungan, kalau konsekuensinya pihak
otoritas Arab Saudi memang punya argumentasi untuk menaikkan biaya haji maka
mau tidak mau ini menjadi keharusan, walaupun bicara jumlah kita paling besar
jama'ah hajinya.
"Namun saya juga berharap pada keputusan
final nantinya tidak memberatkan bagi calon Jama'ah haji terutama yang berangkat
tahun ini, " harapnya.
Sebagai informasi, Kementerian Agama RI saat
rapat dengan Komisi VIII DPR RI usulkan kenaikan Biaya Perjalan Ibadah Haji
(BPIH) pada tahun 2023. Berdasarkan informasi yang di himpun dari Kemenag RI,
kedepannya jamaah haji bakal dibebani biaya sebesar Rp69.193.733, atau 70
persen dari jumlah BPIH Rp 98.893.909.(adv/pk)