Salehuddin Sampaikan Laporan Gabungan Reses Anggota DPRD Kaltim Dapil Kukar
Salehuddin saat sampaikan laporan hasil reses.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA
-
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin S.Sos,S.Fil,M.AP sampaikan laporan
gabungan Reses anggota DPRD Kaltim dapil IV Kukar Masa Sidang I 2023 pada Rapat
Paripurna Ke-9 DPRD Kaltim, di Gedung Utama (B) Kantor DPRD Kaltim Jalan Teuku
Umar - Karang Paci, Samarinda, Senin (13/03/2023).
Rapat Paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD
Kaltim Hasanuddin Mas'ud didampingi seluruh Wakil Ketua yakni Muhammad Samsun,
Seno Aji dan Sigit Wibowo, dihadiri anggota DPRD Kaltim, kemudian dihadiri
perwakilan Gubernur Kaltim dan OPD dilingkungan Pemprov Kaltim.
Salehuddin mengatakan, hasil kegiatan reses
yang dilakukan oleh Anggota DPRD dapil IV kami bagi menjadi tiga kategori
aspirasi, yaitu aspirasi Proyek Pembangunan, aspirasi dari hasil pertemuan
dengan masyarakat serta masalah-masalah dan keluhan yang dihadapi oleh
masyarakat. Hal ini dilakukan agar kita bisa memilah-milah aspirasi yang sangat
urgent harus segera diselesaikan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim.
Ia memaparkan, hasil reses dapil Kukar
kategori aspirasi proyek Pembangunan yang pertama pendidikan. Pada Bidang
Pendidikan hampir diseluruh Masyarakat Kukar mengharapkan perhatian khusus dari
Pemprov Kaltim terhadap bantuan Beasiswa dan bisa diprioritaskan untuk
mendapatkan beasiswa Kaltim Tuntas (BKT) untuk anak-anak yang kurang mampu dan
berprestasi untuk melanjutkan pendidikan dari jenjang SD sampai dengan sarjana,
baik di unversitas yang ada di Kaltim maupun di universitas di luar daerah
Kaltim.
"Terkait beasiswa Kaltim Tuntas,
sebagian masyarakat terutama yang jauh dari Kota mengeluhkan karena tidak
mengetahui atau minimnya informasi dan kurang memahami persyaratan dan
mekanisme mengenai beasiswa Kaltim Tuntas. Oleh karena itu, Masyarakat Kukar
menyampaikan permohonan bantuan fasilitasi untuk mendapatkan beasiswa. Kemudian
perlunya dukungan terhadap status kepegawaian para operator sekolah, tenaga
Pendidikan dan tenaga kependidikan di sekolah khususnya dalam hal pengangkatan
sebagai PPPK dan mengharapkan setelah pengangkatan bisa ditempatkan kembali di
sekolah yang sama. Selanjutnya Pendidikan vokasi (SMK) perlu diberikan
perhatian yang khusus untuk pengembangan anak didik secara praktek dapat
melakukan di tempat kerja agar mereka percaya diri. Kerjasama dengan pihak
ketiga dan perusahaan yang beroperasi di Kaltim perlu dilakukan sehingga anak
didik punya wawasan yang cukup, " terangnya.
Selanjutnya pembangunan atau rehap sekolah
serta pengadaan fasilitas belajar, di beberapa sekolah di Kukar. Lalu di bidang
keagamaan diantaranya permohonan insentif bagi imam Masjid, permohonan bantuan
untuk kelanjutan pembangunan rumah ibadah dan bantuan sarana dan prasarana
rumah ibadah. Berikutnya bidang pertanian, perikanan dan peternakan,
diantaranya permohonan pengadaan mesin pengering padi dan kebutuhan fasilitas
tempat pelatihan atau balai pertemuan kelompok tani, serta permohonan bantuan
alat-alat pertanian dan perikanan.
"Kemudian dibidang ketenagakerjaan
diantaranya permohonan pengadaan pelatihan tentang pengembangan kegiatan
kewirausahaan, permohonan bantuan peralatan kegiatan UMKM dan fasilitasi
kegiatan pelatihan bagi UMKM serta pelibatan dalam berbagai event sebagai ajang
promosi, " imbuhnya.
Kemudian lanjutnya, dibidang infrastruktur,
sebagain besar pembangunan infrastruktur Jalan, baik jalan antar desa, antar
kelurahan, antar kecamatan maupun jalan lingkungan dan jalan usaha tani,
Jembatan, dan drainase masih sangat harus mendapat perhatian dari pemerintah.
Kemudian penerangan lampu jalan umum di seluruh wilayah Kabupaten Kutai
Kartanegara pun masih sangat diperlukan demi keselamatan masyarakat pada
umumnya.
"Adapun usulan yang disampaikan
masyarakat pada saat Reses Anggota DPRD Kaltim diantaranya permohonan bantuan
penerangan jalan umum di seluruh wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk
mengurangi tindak kejahatan. Masyarakat masih memerlukan lampu penerangan jalan
tenaga matahari untuk desa-desa yang di pelososk dan belum tersentuh penerangan
jalan agar meningkatkan keamanan di wilayah masing- masing. Kemudian permohonan
bantuan semenisasi jalan, bantuan pembangunan alur sungai dan lainnya, "
ujarnya.
Ia menambahkan, untuk bidang Kesehatan,
diantaranya permohonan Pembangunan dan atau perbaikan bangunan Puskesmas
Pembantu. Permohonan program tanggungan jaminan kesehatan (BPJS) dari
pemerintah untuk warga kurang mampu. Berikutnya masalah-masalah dan keluhan
yang dihadapi masyarakat, diantara permasalahan status pengangkatan PPPK, gaji
yang belum dibayarkan, dan soal penempatan setelah pengangkatan. Permohonan
tindakan lanjut wacana pemekaran Kecamatan Tenggarong, fasilitas kesehatan yang
masih kurang dan lainnya.
"Harapan kami berbagai aspirasi, masukan
dan harapan Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten/kota di daerah pemilihan IV
dapat ditindak lanjuti dan sekaligus mengevaluasi berbagai kendala dan masalah
yang muncul di daerah terkait dengan pelaksanaan kewenangan pemerintah Provinsi
di Kabupaten/Kota, " pungkasnya.(adv/pk)