Kebakaran Loa Kulu, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar

img

Musibah kebakaran di Desa Sepakat Kecamatan Loa Kulu-Kukar

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Kebakaran yang terjadi pada 29 Maret 2023 di RT 05 Desa Sepakat Kecamatan Loa Kulu, mengakibatkan 11  rumah hangus terbakar.

Kapolsek Loa Kulu Iptu Rachmat Andika Prasetyo mengatakan, penyebab kebakaran tersebut terjadi diduga akibat korsleting listrik. Api berasal dari salah satu rumah warga yakni Sarjono.

"Kebakaran terjadi menjelang berbuka puasa sekitar pukul 17.45 wita, dari peristiwa tersebut ada 11 rumah yang hangus terbakar, dan 2 rumah terdampak," kata Rachmat Andika, Kamis (30/3/2023).

Selain itu, satu unit motor Honda Supra milik Sofyan Agus hangus terbakar. Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun akibat peristiwa tersebut diperkirakan kerugian materil mencapai sekitar Rp. 1 Milliar.

"Kerugian materil sekitar 1 milliar. Dan sebanyak 24 kepala keluarga dengan jumlah sekitar 80 jiwa yang kehilangan tempat tinggalnya akibat peristiwa kebakaran itu," ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, awal kejadian salah satu warga Rabiatul Jannah sedang memberi makan anaknya, dan kemudian mencium bau hangus serta terdengar suara seperti kayu yang terbakar dari arah rumah Sarjono.

"Dia (Rabiatul Jannah) keluar melihat kearah rumah Sarjono dan melihat kobaran api dari bagian jendela di rumah Sarjono," sebutnya.

Mengetahui hal tersebut, Rabiatul Jannah membawa anak keluar dari rumahnya sambil berteriak minta tolong kepada warga sekitar bahwa ada kebakaran. Saat itu Johan yang sedang berada didalam rumahnya di seberang TKP mendengar teriakan Rabiatul Jannah, dan keluar dari rumah langsung melihat asap serta kobaran api dari arah rumah Sarjono.

Kemudian Johan bersama warga sekitar berusaha memadamkan api dengan alat seadanya menggunakan air PDAM, sekira 10 menit kemudian Damkar BPBD Kukar tiba di TKP.

Saat itu pemadaman dibantu oleh Water canon Sat Sabhara Polres Kukar, Damkar BPBD Loa Janan, Balakarcana Loa Duri, Balakarcana Bakungan, Balakarcana sengkotek, Balakarcana Panji, sehingga kobaran api bisa dikendalikan.(riz)