Anggaran Operasional Kelurahan di Kukar Tak Ada
TENGGARONG, Badai defisit nampaknya
benar benar terasa tahun ini, sejumlah anggaran pokok yang semestinya
“mengucur” sampai tingkat kelurahan pun sampai saat ini tak jelas rimbanya,
salah satunya adanya terkait biaya operasional kelurahan.
Menurut Lurah Loa Ipuh Sri Raudatul
Adawiyah, pada 2017 ini Kelurahan Loa Ipuh tidak menerima anggaran operasional
dari Kecamatan Tenggarong. Dana yang diberikan hanya untuk Alat Tulis Kantor
(ATK), Listrik dan Air.
“Kami juga berasa bingung, kenapa kok
hanya itu saja yang diberikan. Padahal waktu penyusunan RKA, kami sudah
dimintai oleh kecamatan namun sampai tidak ada kabarnya,” kata Sri Raudatul
Adawiyah Lurah Loa Ipuh Saat ditemui
Poskota kaltim Kemarin.
Sri Raudatul Adawiyah mengatakan untuk Kelurahan
Loa Ipuh ini lebih banyak penduduknya dari kelurahan lainnya, seharusnya biaya operasional tersebut ada, bahkan untuk biaya perawan computer dan
membeli keperluan kantor.
“Sangat disayangkan
disetiap kelurahan ini tidak ada biaya operasional .Saya berharap untuk
Kecamatan Tenggarong dapat memberikan biaya operasional lagi seperti dulu,sehingga
dapat kami mengelola anggaran tersebut”katanya*ric/poskotakaltimnews.com