Kukar Bagi Tiga Zona Pengembangan Ekonomi
Saiful Bahri
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI KARTANEGARA-
Pemkab Kukar lakukan pengembangan potensi ekonomi wilayah dengan membagi tiga
zona pengembangan ekoomi, hal tersebut merupakan bagian dari Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2021-2026.
Tiga zona itu yakni zona hulu, tengah, dan
pesisir, dari zona zona tersebut memiliki potensi karakteristik yang berbeda
untuk pengembangan ekonomi ke wilayahan.
Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar Sy. Vanesa Vilna melalui Kabid Perencanaan Pengendalian Pembangunan Daerah (P3D) Saiful Bahri mengatakan, setiap daerah memiliki karakteristik yang bisa menjadi satu kekuatan, untuk pengembangan salah satu atau beberapa komoditas untuk pengembangan ekonomi.
"Seperti di zona tengah tepatnya di
Tenggarong, struktur perekonomiannya dari perdagangan dan jasa, artinya kita perkuat
jasa jasa layanan pariwisata dan perdagangan," kata Saiful Bahri kepada
Poskotakaltimnews, Sabtu (10/6/2023).
Maka dari itu pemerintah daerah juga
merevitalisasi pasar Tangga Arung semi modern, Tenggarong juga memiliki daya
tarik wisata yang menarik.
Lanjut dia, begitu juga dengan zona pesisir
yang salah satunya di Kecamatan Muara Badak, di Muara Badak miliki potensi
rumput laut dan budidaya udang windu maupun vaname. Sehingga pemerintah daerah
mendorong dengan membangun pabrik industri rumput laut.
"Disana kita perkuat dengan pabrik
industri rumput laut, namun pabrik itu belum beroperasi karena masih menunggu alat
alat pemgelolaannya," sebutnya
Selain di zona tengah dan pesisir, untuk zona
hulu memiliki potensi perkebunan sawit, di zona hulu perkebunan sawit sangat
menjanjikan untuk peningkatan perekonomian masyarakat. Sehingga kedepan Pemkab
Kukar berencana akan membangun pabrik pengelolaan kelapa sawit.
Hal ini dilakukan oleh Pemkab Kukar untuk
meningkatkan perekonomian masyarakat, dengan menggali potensi yang ada di
daerahnya, sehingga terbentuk satu kekuatan ekonomi masyarakat.
"Potensi yang ada di setiap wilayah
harus didukung dengan infrastruktur, Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai,
dan layanan dasar," ungkapnya
Dirinya berharap, semoga hal ini bisa menjadi
penguatan ekonomi masyarakat kedepan, dan didukung dengan penguatan
infrastruktur yang baik, sehingga proses distribusi barang dan jasa bisa
lancar.(adv/riz)