Budayawan Kukar Dukung Pemisahan Struktur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Awang Rifani
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI KARTANEGARA-
Rencana pemisahan struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, mendapat dukungan dari Budayawan Kukar, Awang
Rifani.
Ia sangat setuju apabila Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan itu dipisah, sebab dengan dipisahkannya struktur perangkat daerah
penganggaran untuk kegiatan kebudayaan bisa lebih optimal. Sementara di daerah
lain Dinas Kebudayaan berdiri sendiri, tidak menempel di Dinas Pendidikan
maupun Dinas Pariwisata.
"Menurut saya 5 tahun yang lalu bidang
kebudayaan ini seperti dianak tirikan, sangat sedikit kegiatan yang dilakukan,
karena hal itu masih ada hal hal prioritas pada biang pendidikan," kata
Awang Rifani kepada Poskotakaltimnews, di Unikarta Senin (21/8/2023).
Ia juga menyebutkan, kepedulian pemerintah
daerah tercermin ketika bagaimana menganggarkan dibidang bidangnya, khususnya
pada kebudayaan. Pada bidang kebudayaan banyak hal yang harus dikerjakan diantaranya
memelihara cagar budaya.
"Dan mendorong pelaku seni budaya, maupun
lainnya, banyak kerja kerja wajib di kebudayaan yang memerlukan dorongan
anggaran yang maksimal. Memang hal ini tidak terlihat langsung hasilnya,"
ungkapnya.
Dirinya berharap, pemisahan struktur
perangkat daerah bisa segera terealisasi. Namun hal itu juga tidak mudah dan
cepat, ada tahapan tahapan yang harus dilalui.
"Dan kami berharap setelah terealisasi,
pegawai yang menangani kebudayaan bisa lebih fokus lagi, karena OPDnya berdiri
sendiri," tuturnya.
Kata dia, kebudayaan di Kukar harus menjadi
ikonnya Kukar. Yang mana harus memiliki ciri khas tersendiri dan ditonjolkan.
"Bagaimana kebudayaan di Kukar kelihatan
maju dan berkembang, karena jantungnya budaya di Kaltim ada di Kukar. Bagaimana
bisa mempunyai efek untuk daerah lain, kalau jantungnya sendiri tidam
dikembangkan," pungkasnya.(riz)