Sarkowi Interupsi Soal Aset, Ketua DPRD Kaltim Sebut Pembentukan Pansus Masih Berproses
Sarkowi V. Zahry saat interupsi soal aset dalam rapat paripurna
DPRD Kaltim.
POSKOTAKALTIMNEWS, SAMARINDA: Permasalahan aset milik Pemerintah Provinsi kembali mencuat dalam Rapat Paripurna ke-21 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur (DPRD Kaltim) yang digelar, Selasa (01/07/2025).
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V.
Zahry, menyuarakan pentingnya tindak lanjut konkret terhadap pembentukan
Panitia Khusus (Pansus) Aset, sebagaimana yang sebelumnya pernah diwacanakan.
Dalam interupsinya, Sarkowi menyinggung
banyaknya keluhan dan aspirasi yang diterima DPRD terkait aset-aset peninggalan
perubahan kewenangan dari kabupaten ke provinsi, yang hingga kini dinilainya
belum tertata dengan baik.
“Kita sering menerima aspirasi terkait aset.
Bahkan peninggalan dari perubahan kewenangan dari kabupaten ke provinsi tetap
menyisakan ketidakberesan soal aset, Pimpinan,” ujarnya dalam forum paripurna.
Ia juga menyinggung hasil audit Badan
Pemeriksa Keuangan (BPK) yang kembali menyoroti persoalan aset, sehingga
menurutnya perlu ada langkah serius dari DPRD untuk menindaklanjuti melalui
pembentukan pansus.
“Sejauh ini mungkin bisalah ke kami ini
diberikan informasi, rencana untuk pembentukan pansus aset itu seperti yang
pernah disampaikan Ketua DPRD. Apakah sudah ada dalam pembahasan atau
pembicaraan dengan Gubernur Kalimantan Timur, atau seperti apa?” lanjutnya.
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin
Mas’ud menegaskan bahwa proses pembentukan pansus masih berjalan. Saat ini,
kata dia, masing-masing fraksi sedang diminta untuk menyampaikan nama
perwakilan anggotanya.
“Soal pansus, Pak Sarkowi, kita lagi
berproses. Kita lagi minta setiap fraksi mengirim anggotanya. Insya Allah dalam
beberapa waktu kemudian akan terinformasikan,” jawab Hasanuddin.
Meski belum menyampaikan tenggat waktu secara spesifik, Hasanuddin memastikan bahwa pihaknya akan segera menyampaikan perkembangan pembentukan pansus tersebut setelah semua unsur fraksi menyampaikan perwakilan. (adv)