Momentum Hari Bhayangkara, Salehuddin Soroti Peran Polri di Tengah Transformasi IKN

img

Anggota DPRD Kaltim, Salehuddin

POSKOTAKALTIMNEWS, SAMARINDA: Di tengah transisi Kalimantan Timur (Kaltim) menuju status Ibu Kota Nusantara (IKN), DPRD provinsi menekankan pentingnya peran Polri tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai bagian integral dari penguatan stabilitas sosial masyarakat.

Anggota DPRD Kaltim, Salehuddin, menyatakan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-78 menjadi refleksi penting bagi institusi kepolisian dalam memperkuat posisinya di tengah masyarakat yang sedang bersiap menghadapi transformasi besar.

“Dengan Hari Bhayangkara ini, Kalimantan Timur sebagai ibu kota negara harus lebih tertib dan aman. Keamanan dan ketertiban harus benar-benar bisa dikendalikan,” ucap Salehuddin, Selasa (01/07/2025).

Ia menyoroti bahwa keamanan wilayah IKN tidak bisa dilepaskan dari kepercayaan publik terhadap Polri, yang harus dibangun melalui pendekatan humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kawasan IKN diproyeksikan menjadi pusat aktivitas nasional dengan mobilitas tinggi dan populasi yang semakin beragam. Konsekuensinya, tantangan keamanan dan stabilitas sosial juga akan ikut meningkat seiring dengan pertumbuhan wilayah.

Oleh karena itu, Salehuddin menilai peran Polri akan semakin vital sebagai penjaga harmoni sosial sekaligus pelindung masyarakat dari potensi konflik dan ancaman sosial lain yang bisa muncul di tengah proses pembangunan.

“Kita harap kepolisian tetap menjadi bagian dari masyarakat. Bukan institusi yang jauh dari rakyat, tapi yang benar-benar mengayomi dan memberi rasa nyaman, khususnya di Kalimantan Timur,” lanjutnya.

Ia juga menekankan bahwa kesiapan pembangunan IKN tidak cukup hanya dari sisi fisik dan infrastruktur. Aparat keamanan, khususnya Polri, harus mampu beradaptasi dengan dinamika masyarakat baru yang kompleks dan beragam.

Transformasi Polri, lanjutnya, idealnya tidak hanya berfokus pada modernisasi teknologi dan kelembagaan, tetapi juga pada penguatan kedekatan sosial dengan masyarakat agar kehadiran polisi terasa dalam setiap aspek kehidupan warga. (adv)