Nazrin: Jangan Panik, Kebutuhan Sembako Masih Aman

img

(Ketersediaan kebutuhan bahan pokok masih aman 4 bulan kedepan)

SAMARINDA-Kepala Biro  Perekonomian Setdaprov Kaltim H Nazrin mengharapkan  kepada seluruh lapisan masyarakat  Kaltim, untuk tidak panik, dalam menghadapi kasus   coronavirus Disease (covid-19), khususnya terkait dengan  akan  ketersediaan (stok)  kebutuhan bahan pokok, karena  masih aman  3 sampai 4 bulan kedepan.

 Nazrin   mengatakan, kebutuhan bahan pokok  saat ini masih aman, baik untuk ketersediaan maupun masalah harga begitu juga dengan kelancarannya tidak ada masalah, hal itu berkat kerjasama antar sesama dinas instansi, pelaku usaha, distributor dan BUMD  terkait.

"Berkat kerajasama tersebut Kaltim tidak pernah kekosongan stok  kebutuhan barang pokok dan  barang penting lainnya, karena hasil pantauan yang dilakukan setiap hari,  setiap minggu dan setiap bulan ternyata kebutuhan sembako cukup tersedia,"kata Nazrin, Selasa   (31/3/2020)

Ditambahkan , Stok dan estimasi kebutuhan pokok di Kaltim masih cukup aman, artinya stok yang ada masih bisa bertahan sampai tiga  sampai empat  bulan kedepan, oleh karena itu dihimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir akan ketersediaan kebutuhan pokok.

" Yang menjadi permasalahan dan perlu menjadi perhatian kita adalah masyarakat jangan panik,  jangan melakukan pembelian yang besar (memborong) , tetap saja melakukan pembelian biasa sesuai dengan kebutuhan,  karena stok kebutuhan pokok kita masih aman,” kata Nazrin.

Terkait dengan kasus Covid-19, Nazrin meminta kepada seluruh masyarakat Kaltim untuk mematuhi  paraturan yang  dikeluarkan pemerintah baik pusat maupun Pemprov Kaltim dengan  selalu menjaga jarak, dan tinggal rumah sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Mari kita bersama-sama mematuhi  himbauan  pemerintah   agar masyarakat  untuk tetap menjaga jarak di dalam berkomunikasi sosial, baik di luar maupun di dalam ruangan.  Upayakan tetap berada di dalam rumah. Apabila terpaksa keluar rumah, maka jaga jarak, hindari kerumunan, kemudian gunakan masker, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, hindari menyentuh wajah, kemudian praktikan betul etika saat batuk dan bersin,” pesan Nazrin (mar)