KBM Tatap Muka, Salehudin Berharap Prokes Ketat

img

(Salehuddin Sfil)

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, SAMARINDA- Rencana Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM) tatap muka direncanakan akan dilakukan pada awal Juni 2021 mendatang, namun begitu penerapan Protokol Kesehatan (Porkes) ketat harus tetap dilakukan.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin menyampaikan, apabila proses belajar tatap muka di rencanakan, maka, pihak instansi pendidikan harus memfasilitasi instrumen protokol kesehatan. Sehingga, peserta didik dan tenaga pengajar tidak terpapar penyebaran virus corona.

Selain itu  zona/daerah yang diberlakukan belajar tatap muka, harus bisa disesuaikan dengan angka postive rate COVID-19 nya yang menurun.

"Rencana tersebut dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI yakni target belajar tatap muka Juni mendatang. Namun, harus disesuaikan dengan angka positive rate di daerah tersebut yang mengalami proses penurunan," ucap Salehuddin diruang Komisi IV DPRD Kaltim. Senin (22/3/2021) siang.

"Untuk mengarah dengan rencana itu, harus bisa konsisten dalam menerapkan Prokes. Seperti, sanitasi, menyediakan tempat cuci tangan, wajib mengenakan masker, menjaga jarak aman anak didik dan tentu saja memberikan edukasi kepada orangtua dan anak tentang pentingnya menjaga kesehatan," kata Salehuddin.

Tak hanya itu, Anggota DPRD Kaltim dari Dapil IV Kukar ini juga, menyampaikan, pihak instansi pendidikan harus telah tervaksinasikan. Hal ini merupakan upaya pemerintah menekan virus COVID-19, agar tidak merembet di lingkungan sekolah.

"Persyaratan yang diterapkan oleh Kemendikbud RI diantaranya, harus menerapkan infrastrukur kesehatan yang ketat, seluruh staf dan pegawai tenaga pendidik terutama guru harus tervaksinasikan," kata Salehuddin.

Salehuddin berharap, agar proses KBM ini dapat segera terealisasikan secepatnya. Sebab, pendidikan merupakan kebutuhan pokok yang mesti diberikan kepada anak bangsa. Untuk meregenarasi pemuda-pemudi untuk meneruskan bangsa ini.

"Harapannya tentu saja, pendidikan yang sangat dirindukan oleh anak dan Orangtua ini dapat terealisasikan.” Katanya.(adv/dn)