Kutim Kembangkan Kawasan Transmigrasi Secara Komprehensif
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUTIM- Kawasan transmigrasi
di Kutim terdiri dari tujuh kecamatan, yaitu Sangatta Utara, Sangatta Selatan,
Sangatta Timur, Muara Wahau, Muara Ancalong, Teluk Pandan, dan Sangkulirang.
Pengembangan kawasan ini melibatkan berbagai dinas, termasuk Dinas Pekerjaan
Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman
(Perkim), dan Dinas Ketanagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans).
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim)
mengembangkan kawasan transmigrasi secara komprehensif. Pengembangan ini
berfokus pada sektor infrastruktur, sosial ekonomi, dan keagamaan.
Isriza prihatin, Kepala Bidang Transmigrasi
Disnakertrans Kutim, menjelaskan bahwa pengembangan kawasan transmigrasi ini
bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat transmigran.
"Pengembangan ini mencakup berbagai
aspek, termasuk infrastruktur, sosial ekonomi, dan keagamaan. Kami bekerja sama
dengan berbagai dinas untuk mencapai sinergi dalam pembangunan," ungkap
Isriza.
Pada tahun 2022, program pengembangan kawasan
transmigrasi di Kutim telah membuahkan hasil yang positif. Di sektor
infrastruktur, telah dilakukan peningkatan semenisasi dan drainase di berbagai
desa transmigrasi.
"Kami berkoordinasi dengan dinas-dinas
terkait untuk memastikan pembangunan berjalan efisien dan merata di seluruh
kawasan transmigrasi," kata Isriza.
Selain infrastruktur, program pengembangan
kawasan transmigrasi juga mencakup aspek sosial ekonomi. Pemerintah daerah
berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan ekonomi dan kesejahteraan
keluarga transmigran.
"Kami bekerja untuk menciptakan kondisi
yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan keluarga transmigran di
Kutim," tambah Isriza.
Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk
meningkatkan kualitas hidup masyarakat transmigran melalui aspek keagamaan.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membangun tempat ibadah di
berbagai desa transmigrasi.
"Kami ingin masyarakat transmigran dapat
beribadah dengan nyaman dan khusyuk," kata Isriza.
Dengan pendekatan yang komprehensif ini,
pemerintah daerah Kutim berharap dapat memberikan dampak positif bagi
masyarakat transmigran, mengubah kawasan transmigrasi menjadi tempat yang
berkembang dan sejahtera bagi seluruh penduduknya.(adv/nan)