700 Anak Menjadi Sasaran Penanganan Stunting Pemerintah Kecamatan Tenggarong Seberang
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Sebanyak
700 orang menjadi fokus pemerintah Kecamatan Tenggarong Seberang dalam
penanganan stunting. Stunting merupakan gangguan pertumbuhan pada anak.
Adapun penyebab utama terjadinya
stunting ialah, kurangnya asupan nutrisi selama masa pertumbuhan dari kandungan
hingga usia anak anak.
"Dari data yang diperoleh di
Kecamatan Tenggarong Seberang ada 700 anak anak yang terkonfirmasi stunting.
Hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama," kata Tego Yuwono pada Poskotakaltimnews, Kamis (4/3/2024).
Pihaknya terus berupaya
mengentaskan persoalan stunting di Kecamatan Tenggarong Seberang, dan meminta
kepada pemerintah desa untuk serius menangani stunting dengan baik serta tepat.
"Sehebat apapun kita memimpin
tapi kalau persoalan stunting tak ada perubahan, maka kepemimpinannya dinilai
gagal. Maka dari itu saya minta kepada Kades untuk intervensi," sebutnya.
Baca Berita Lainnya :
Atasi Kemiskinan di Kecamatan Tenggarong Seberang Lewat Kerjasama
DPMD Kukr Lakukan Evaluasi
Petugas Pendekar Idaman
Menurutnya, agar penanganan
stunting tepat sasaran yang harus dilakukan adalah perbaiki data yang
terkonfirmasi stunting. Kemudian bersinergi dengan sejumlah pihak, baik itu
berkoordinasi dengan OPD terkait, hingga dukungan dari perusahaan.
"Banyak program pemerintah
daerah dalam penanganan stunting, melalui program tersebut bisa kita
koordinasikan," ujarnya.
Dirinya berharap, melalui program program dan upaya tersebut, persoalan stunting di Kecamatan Tenggarong Seberang bisa tuntas. Karena anak anak merupakan aset bangsa, sehingga persoalan kesehatan harus dijaga.
"Kami menghimbau kepada
seluruh masyarakat khususnya di Tenggarong Seberang, untuk tetap memperhatikan
kondisi kesehatannya. Persoalan stunting harus dijaga sejak sebelum
pernikahan," ungkapnya. (adv/riz)