Komisi II DPRD Kota Balikpapan Tinjau Penataan Pedagang Pasar Pandansari

img

Kunjungan Komisi II DPRD Balikpapan ke Pasar Tradional Pandansari

POSKOTAKALTIM,BALIKPAPAN: Komisi II DPRD Kota Balikpapan mengadakan kunjungan lapangan ke Pasar Tradisional Pandansari, Balikpapan Barat, untuk mengevaluasi rencana penataan pedagang pasar.

Kunjungan ini melibatkan berbagai dinas terkait, termasuk Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan, Satpol PP Balikpapan, Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan, UPT Pasar Pandansari, serta TNI-Polri dan perwakilan pedagang Pandansari.

Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Taufik Qul Rahman, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari tugas pengawasan anggota DPRD. Mengingat Peraturan Daerah (Perda) Pedagang Kaki Lima (PKL) Nomor 5 Tahun 2021 sudah ada, saat ini mereka menunggu proses penyelesaian Peraturan Wali Kota (Perwali) yang masih dalam kajian.

"Penataan pedagang berdasarkan Perda yang ada, termasuk penegakan oleh Satpol PP," ujar Taufik saat kunjungan pada Rabu (15/5/2024).

Taufik menambahkan bahwa tujuan penataan bukan hanya untuk merapikan, tetapi juga untuk melakukan perubahan yang lebih baik lagi.Dengan posisi Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Negara (IKN), persiapan menghadapi tantangan masa depan sangat penting.

"Penataan akan dilakukan di bagian luar pasar, oleh karena itu kami mengundang Dishub dan Satpol PP untuk memastikan area luar pasar dapat ditata dengan baik," katanya.

Taufik berharap penataan ini tidak menghadapi kendala, karena dana telah disiapkan pemerintah untuk satu tahun ke depan dan rencana penataan akan dimulai pada bulan Juni 2024.

"Saya juga meminta Dishub untuk mengangkat pembatas jalan," tambahnya.Mengenai PKL di luar area pasar, Taufik menyebut hal tersebut bukan ranah DPRD, sehingga akan diserahkan kepada pihak terkait.

Sementara PKL binaan Disdag berada di area pasar."Tujuan kami adalah mengembalikan fungsi fasilitas umum dan sosial sesuai peruntukkannya. Oleh karena itu, pembenahan perlu dilakukan," terangnya.

Meskipun pasar ini dikatakan tradisional, penataan dan kebersihan harus tetap dijaga dengan baik.(adv/mid)