Atasi Masalah Banjir dan Kemacetan, Pemkab Kukar Lakukan Pelebaran Jalan dan Normalisasi Parit
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Agar
memperlancar arus kendaraan yang melintas dan mengatasi persoalan banjir,
Pemkab Kukar melakukan normalisasi parit dan pelebaran Jalan pada 2024 ini, melalui
OPD terkait.
Plt Kepala Badan Perencanaan
Pembangunan Daerah (Bappeda) Sy. Vanesa Vilna melalui Kabid Sarana dan
Prasarana (Sapras) Restu Irawan mengatakan, pelebaran jalan dilakukan di
beberapa titik khususnya Kecamatan Tenggarong yaitu, Jalan Imam Bonjol dan
Awang Sabran. Hal itu untuk mempersiapkan akses untuk menuju pasar Tangga
Arung.
"Jalan Imam Bonjol kita
lebarkan karena saat ini pasar Tangga Arung sedang direvitalisasi, sehingga
khawatirnya nanti akan terjadi kemacetan," kata Restu Irawan pada
Poskotakaltimnews, Selasa (4/6/2024).
Sementara Jalan Awang Sabran
memang jalan itu sudah amblas. Maka dari itu dilakukan perbaikan sekaligus
dilebarkan, deni keamanaan dan kenyamanan bersama.
"Jadi jalan yang dilebarkan
itu kita lakukan perbaikan juga drainasenya, karena masalah banjir juga menjadi
keluhan masyarakat," sebutnya.
Adapun jalan yang sudah dilebarkan
dan nirmalisasi parit pada 2023 lalu yaitu, Jalan KH Dewantara, Jalan Sutoyo,
Jalan Ahmad Yani.
Pelebaran jalan dan normalisasi
parit terus dilakukan di beberapa titik kedepannya. Pada 2025, Pemkab Kukar
akan melakukan pelebaran dan normalisasi parit di Jalan Muso Bin Salim, Jalan
KH Dewantara, dan Jalan Mawar.
"Ada beberapa spot yang akan
dikerjakan pada 2025 dan sudah selayaknya jalan itu dilebarkan karena sering
dilewati dan ramai," ucapnya.
Sementara itu salah satu warga
Tenggarong Robi menyebutkan, pelebaran jalan ini pastinya memberikan rasa aman
dan nyaman bagi pengguna jalan. Dan pelebaran itu membuat kota Tenggarong lebih
tertata.
"Secara pribadi saya sebagai pengguna jalan juga merasa nyaman jalannya lebar dan mulus seperti itu, sehingga tak terjadi kemacetan dan membahayakan," sebut Robi
Ia juga menyampaikan terima kasih
kepada pemerintah daerah, yang terus melakukan pembangunan infrastruktur
khususnya di Tenggarong. Pembangunan infrastruktur dinilai bagian dari penataan
kota dan pelayanan dasar kepada masyarakat. (adv/riz)