Disperindag Kukar Targetkan 20 Kali Pelaksanaan Operasi Pasar Murah Pada 2024
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Dinas
Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar menargetkan operasi pasar murah sebanyak 20 kali pada 2024 ini. Adapun tujuan dari operasi
pasar murah itu ialah, menstabilkan stok ketersediaan bahan pokok dan
pengendalian inflasi.
Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran
Produk Dalam Begeri dan Pengendalian Barang Pokok Disperindag Kukar Mohammad
Bustani mengatakan, target tersebut menyasar ke wilayah yang dinilai masih ada
warga miskinnya yang tersebar di Kukar diantaranya Kecamatan Tabang, Kembang
Janggut, Kenohan dan lainnya.
"Sejauh ini kita sudah
menggelar operasi pasar sekitar 15 kali, untuk mencapai target tersebut
diyakini akan tercapai," papar Mohammad Bustani pada
Poskotakaltimnews, Sabtu (8/6/2024)
Target yang telah ditetapkan itu
bisa saja berubah makin bertambah, mengingat sumber pembiayaan masih cukup dan
sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Seperti 2023 lalu, target operasi pasar
murah Disperindag Kukar mencapai 100 lebih dan hal itu tercapai.
"Nanti target itu bisa
berkembang sesuai dengan keadaan, mengingat masih ada dana untuk intervensi
operasi pasar dan dibutuhkan maka akan kita laksanakan," jelasnya.
Sementara pihaknya juga mengaku
siap bersinergi dengan sejumlah pihak, terkait dengan pelaksanaan operasi pasar
murah. Sejauh ini Disperindag Kukar telah berkolaboarasi antar Organisasi
Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda bahkan kegiatan kemahasiswaan.
"Seperti kemarin kita sudah
menggelar operasi pasar murah bersama Unikarta, Kodim 0906 Kukar dan
lainnya," ucapnya.
Dalam melaksanakan operasi pasar
murah, Disperindag Kukar bekerjasama dengan Bulog Samarinda yang hanya
mensubsidi ongkos angkutnya saja. Sehingga barang bahan bahan pokok yang dijual
bisa lebih murah.
"Yang menyediakan barang barangnya
itu dari Bulog Samarinda, kita cuma memfasilitasi ongkos angkutnya saja
sehingga harga jualnya lebih murah dari pasaran," ujarnya.
Adapun komoditas yang disiapkan
oleh Bulog Samarinda ialah, beras, gula, minyak goreng, tepung dan lainnya.
Dalam pelaksanaan operasi pasar murah, Bulog Samarinda membawa bahan bahan
pokok 1 truk dengan kapasitas 5 ton.
Setiap pelaksanaan operasi pasar murah, antusias masyarakat sangat luar biasa. Bahan bahan pokok yang telah disediakan ludes dengan cepat. Masyarakat menilai keberadaan operasi pasar murah sangat membantu perekonomian masyarakat disaat harga harga bahan pokok melambung tinggi.
"Antusias masyarakat luar
biasa, yang menjadi sasaran utama itu beras," pungkasnya. (adv/riz)