Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Wagub Seno: Bukan Sekadar Seremoni Melainkan Panggilan Moral
(Apel peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2025, yang dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kaltim. poto:adpimprov)
POSKOTAKALTIMNEWS,SAMARINDA: Wakil Gubernur Kaltim H Seno Aji memimpin apel peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2025, yang dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kaltim, yang digelar di Halaman Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda, Kamis 5 Juni 2025.
Wagub Seno Aji, membacakan
sambutan Menteri Lingkungan hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup
Republik Indonesia Hanif Faisol
Nuroriq mengatakan, hari ini kita memperingati Hari Lingungan
Hidup Sedunia 2025. Momen ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan
panggilan moral, seruan aksi kolektif, dan momentum penyadaran bersama.
“Tema tahun ini
"Hentikan Polusi Plastik" bukan sekadar slogan. Ini wujud tanggung
jawab kita menjawab tantangan utama ancama planet yang meliputi perubahan
iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan polusi (UNEP, 2022). Ketiganya
saling berkaitan, dan polusi plastik adalah simbol sekaligus akibat dari cara
hidup yang tak berkelanjutan,”kata Wagub Seno Aji.
Ditambahkan, menurut UNEP
(Drowning in Plastics, 2021), dunia saat ini memproduksi lebih dari 400 juta
ton plastik setiap tahun, namun hanya kurang dari 10% yang berhasil didaur
ulang. Sisanya mencemari tanah, sungai, laut, dan bahkan telah terdeteksi dalam
rantai makanan manusia.
“Di Indonesia, situasinya
tak kalah memprihatinkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah
Nasional (SIPSN) tahun 2023, total timbulan sampah mencapai 56,6 juta ton, di
mana sekitar 10,8 juta ton atau hampir 20% adalah sampah plastik. Ironisnya,
hanya 39,01% yang terkelola secara layak, sementara sisanya berakhir di TPA
open dumping, dibakar terbuka, atau mencemari lingkungan (KLHK,
2023),”paparnya.
Pemerintah Indonesia telah
menegaskan target besar 100% pengelolaan sampah pada tahun 2029, sebagaimana
tertuang dalam RPJMN 2020-2024 dan arahan langsung bapak Presiden. Kami
bergerak melalui dua pendekatan hulu dan
hilir.
“Hari ini adalah panggilan
bukan hanya untuk sadar, tapi untuk bertindak bersama. Setiap langkah kecil
memilah sampah, menolak plastik sekali pakai, memilih produk ramah lingkungan
perubahan besar. akan menciptakan gelombang Bumi tidak membutuhkan kita.
Kitalah yang membutuhkan bumi. Mari kita wariskan alam yang bersih, bukan
krisis yang ditinggalkan,” pesan Wagub Seno Aji.
Kepala DLH Kaltim Anwar Sanusi
dalam laporannya mengatakan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia “Hentikan Polusi Plastik”, tema ini menjadi momentum bagi sumua untuk membangun
kesadaran bersama terhadap lingkungan, khususnya dalam penyelesaian sampah
dengan mempertimbangkan dampak
signifikan pencemaran plastik pada lingkungan.
“Pelaksanaan apel bersama dan aksi bersih sampah dilaksanakan secara serentak di seluruh
Provinsi dan Kabupaten kota se Indonesia pada hari ini, dan untuk provinsi
Kaltim dilaksanakan pada dua lokasi secara bersamaan yaitu di Halaman Masjid Baitul Muttaqien Islamic
Center Samarinda dan Stadion Gelora Kadrie Oening Samarinda,” kata Anwar
Sanusi.
Usai pelaksansaan
apel,yang dihadiri Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni bersama kepala OPD beserta staf
dan kepala Biro beserta staf, kemudian
melaksanakan bersih-bersih dihalaman dan sekitar lingkungan Masjid Islamic
Center Samarinda.(mar)