Sektor Pariwisata Jadi Ikon Daerah, Tapi Dewan Sayangkan Minimnya Alokasi Anggaran di APBD Berau

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P. Mangunsong, menyayangkan minimnya alokasi anggaran untuk sektor pariwisata dalam APBD Berau tiap tahunnya. Kondisi itu sangat disayangkan padahal Sektor Wisata selalu menjadi ikon dalam visi misi Kepala Daerah Berau.

 

“Kondisi ini  sangat kami sayang kan, seharusnya kita, harus komitmen mendukung anggaran dalam mendukung optimalnya sektor pariwisata,” ungkap Rudi P Mangunsong belum lama ini dikantor Dewan Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sei Bedungun Tanjung Redeb.

 

Dengan Potensi wisata Berau sangat luar biasa,  berkah alam yang indah. “Tapi tanpa anggaran yang memadai, sulit bagi pariwisata untuk berkembang. Promosi penting, tapi pembentukan satgas wisata juga harus diperkuat,” tegasnya.

 

Rudi berharap ke depan, perhatian terhadap sektor pariwisata tidak hanya menjadi wacana, tetapi diiringi dengan kebijakan dan anggaran yang nyata agar destinasi wisata di Berau benar-benar mampu memberi dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

 

”Kami optimis jika dikelola secara optimal, sektor pariwisata bisa menjadi penyumbang PAD terbesar di masa mendatang. Karenanya dari sekarang kita persiapkan dan benahi,” tukasnya lagi.

 

Menurut data yang diterima, terdapat 218 potensi wisata di Berau, namun baru 10 yang telah mulai dikembangkan dan 4 di antaranya sudah aktif menarik wisatawan, termasuk objek wisata air panas. Masih banyak yang harus dibenahi, mulai dari SDM, jaringan internet di kawasan wisata, hingga sistem retribusi.

 

“Pemerintah daerah harus hadir dengan solusi. Salah satunya, sistem satu pintu masuk ke kawasan wisata agar retribusi bisa dikelola secara transparan dan adil,” tandasnya. (sep/FN/Advertorial)