Siapkan Potensi Desa Hadapi Lomba Tingkat Kaltim 2026, DPMD Kukar Pastikan Pembinaan Berkelanjutan

img

(Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Desa DPMD Kukar, Asmi Riyandi Elvandar/pic:Tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan seluruh peserta Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) 2025 mendapatkan pembinaan berkelanjutan hingga tahun 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat potensi desa dan kelurahan sekaligus mempersiapkan wakil Kukar untuk bersaing di Lomba TTG tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2026.

Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Desa DPMD Kukar, Asmi Riyandi Elvandar, mengatakan bahwa arahan tersebut datang langsung dari Kepala DPMD Kukar.

“Kami diminta untuk tidak hanya membina para pemenang. Seluruh peserta Lomba TTG 2025 harus mendapat pembinaan yang berlanjut hingga tahun 2026,” ujarnya Rabu (19/11/2025).

Elvandar menjelaskan bahwa pembinaan menyeluruh ini erat kaitannya dengan pengembangan potensi desa dan kelurahan, yang selama ini telah berjalan baik melalui berbagai program inovasi masyarakat.

Upaya ini diharapkan mampu mendorong peserta agar terus aktif mengikuti kompetisi pada tahun-tahun berikutnya.

“Harapan dari Pak Kadis, pengembangan ini dapat mendorong seluruh peserta agar terus mengikuti kompetisi di tahun-tahun berikutnya,” katanya.

Elvandar menegaskan bahwa para peserta tidak hanya diproyeksikan untuk mengikuti Lomba TTG, tetapi juga didorong berkompetisi dalam berbagai ajang inovasi lainnya, termasuk Pekan Inovasi Daerah yang diselenggarakan BRIDA.

“Ke depan, para peserta juga diharapkan bisa mewakili daerah dalam berbagai kegiatan, baik lomba TTG maupun kegiatan inovasi lain yang diselenggarakan DPMD,” tambahnya.

Pembinaan berjenjang ini juga menjadi salah satu langkah mempersiapkan peserta agar lebih siap menghadapi kompetisi di tingkat provinsi bahkan nasional.

“ Kami DPMD Kukar ingin memastikan inovator desa mendapatkan dukungan penuh, mulai dari penguatan ide hingga pendampingan teknis,” katanya.

“Jadi, kami ingin semua peserta, bukan hanya pemenang TTG tahun ini tetap didorong untuk berkompetisi, termasuk di Pekan Inovasi Daerah yang diselenggarakan BRIDA,” tambah Elvandar.

Dirinya juga yakin melalui pembinaan berkelanjutan ini, nantinya potensi desa dapat semakin berkembang dan mampu melahirkan inovasi teknologi yang bermanfaat serta kompetitif untuk mewakili Kukar di ajang TTG 2026 Kaltim. (Adv/Tan)