Agus Wahyudi Nahkodai Partai Hanura Berau : Siap Perkuat Konsolidasi dan Hadapi Agenda Politik Mendatang
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Duka yang menyelimuti keluarga besar Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Berau atas wafatnya Ketua DPC H. Suriansyah tidak membuat roda organisasi berhenti. Sebaliknya, momentum tersebut dijadikan titik awal untuk memperkuat konsolidasi internal.
Melalui Musyawarah
Cabang Luar Biasa (Muscablub) yang digelar di Hotel Bumi Segah (HBS), Tanjung
Redeb, Minggu (19/7/2026), seluruh kader menunjukkan soliditas dengan
menetapkan Ir. H. Agus Wahyudi, MM sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten
Berau periode 2025–2030 secara aklamasi.
Muscablub yang
mengusung tema "Daerah Berdaya, Indonesia Sejahtera" itu bukan
sekadar agenda pergantian kepemimpinan. Forum tersebut menjadi penanda bahwa
Hanura Berau memilih segera bangkit setelah kehilangan sosok pemimpin yang
selama ini menjadi motor penggerak partai di Bumi Batiwakkal.
Keputusan menggelar
Muscablub dilakukan sebagai tindak lanjut atas wafatnya H. Suriansyah pada 30
Juni 2026. Kekosongan jabatan Ketua dinilai harus segera diisi agar roda
organisasi, program kerja, serta konsolidasi kader di seluruh tingkatan tetap
berjalan sebagaimana mestinya.
Sekretaris DPD Partai
Hanura Kalimantan Timur, M. Choirul Huda, menegaskan bahwa Muscablub merupakan
amanat organisasi sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah
Tangga (AD/ART) Partai Hanura.
"Seluruh proses
ini merupakan mekanisme organisasi. Karena Ketua DPC telah meninggal dunia,
maka sesuai AD/ART Muscablub wajib dilaksanakan. Pelaksanaannya juga telah
mendapatkan persetujuan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura,"
ujarnya saat membuka persidangan.
Suasana persidangan
berlangsung penuh kekeluargaan. Seluruh peserta yang terdiri dari pengurus dan
kader mengikuti jalannya sidang dengan tertib hingga memasuki agenda penetapan
calon ketua.
Dalam proses
tersebut, hanya satu nama yang memperoleh surat keputusan pengesahan dari DPP
Partai Hanura, yakni Agus Wahyudi. Dengan tidak adanya calon lain, seluruh
peserta Muscablub secara bulat menyatakan dukungan sehingga Agus Wahyudi resmi
ditetapkan sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Berau periode 2025–2030
melalui mekanisme aklamasi. "Dengan ini menetapkan Saudara Agus Wahyudi
sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Berau periode 2025–2030 secara
aklamasi," tegas Choirul Huda yang memimpin sidang, disambut tepuk tangan
seluruh peserta.
Terpilihnya Agus
Wahyudi dinilai menjadi awal babak baru bagi Hanura Berau. Sosok yang dikenal
sebagai mantan Aparatur Sipil Negara (ASN) itu dipercaya mampu melanjutkan
estafet kepemimpinan sekaligus memperkuat posisi partai di tengah dinamika
politik yang semakin kompetitif.
Dalam sambutan
perdananya sebagai ketua terpilih, Agus menyampaikan rasa syukur sekaligus
terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh kader Hanura. Baginya,
amanah tersebut bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab
besar untuk meneruskan perjuangan yang telah dirintis almarhum H. Suriansyah.
Agus mengungkapkan,
keputusannya meninggalkan dunia birokrasi dan bergabung ke Partai Hanura
bukanlah tanpa alasan. Menurutnya, almarhum H. Suriansyah merupakan sosok yang
pertama kali mendorong dirinya agar terjun ke dunia politik dan ikut
berkontribusi membangun Kabupaten Berau melalui jalur partai.
"Saya tidak
pernah melupakan bagaimana almarhum memberikan kepercayaan dan keyakinan kepada
saya untuk bergabung di Hanura. Amanah ini akan saya jalankan sebaik-baiknya
sebagai bentuk penghormatan kepada beliau sekaligus pengabdian kepada
masyarakat Berau," ungkap Agus.
Di hadapan seluruh
kader, Agus juga mengajak seluruh pengurus untuk tidak larut dalam dinamika
politik nasional. Menurutnya, kekuatan sebuah partai justru dibangun dari kerja
nyata di daerah, kedekatan dengan masyarakat, serta kekompakan seluruh kader dalam
memperjuangkan kepentingan rakyat.
"Jangan berkecil
hati dengan dinamika politik nasional. Yang paling penting adalah bagaimana
Hanura tetap hadir di tengah masyarakat, bekerja untuk masyarakat, dan
memberikan manfaat nyata bagi Kabupaten Berau," tegasnya.
Ia menegaskan bahwa
kepemimpinannya akan diarahkan pada penguatan konsolidasi internal hingga
tingkat paling bawah, memperkuat komunikasi antarstruktur partai, menjaga
loyalitas kader, memperluas basis konstituen, serta melakukan evaluasi
menyeluruh terhadap strategi politik partai sebagai bekal menghadapi kontestasi
politik yang akan datang.
Menurut Agus, Hanura Berau harus mampu membangun kepercayaan publik melalui kerja-kerja politik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, bukan hanya hadir menjelang momentum pemilu.
Muscablub akhirnya
ditutup dengan semangat kebersamaan yang kuat. Seluruh kader berharap
kepemimpinan baru mampu menjaga warisan perjuangan H. Suriansyah sekaligus
membawa Hanura Berau semakin solid, adaptif menghadapi tantangan zaman, dan
kembali meningkatkan kiprahnya dalam pembangunan daerah. (sep/FN)