Festival Danau Digelar, Maksimalkan Potensi Budaya Daerah

img

(Pembukaan Festival Danau Semayang)


KOTA BANGUN- Lain hulu lain pula parang, Awas terluka jika ditimpakan. Lain dahulu, lain pula sekarang, Seni budaya jangan dilupakan. Awas parang jangan ditimpakan, Timpakan ke pohon ditumbangkan. Seni budaya jangan dilupakan, Untuk pariwisata kita kembangkan.

Dua bait pantun diatas dibacakan Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Polhukam Wahyu Widhi Heranata mewakil Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi, pada  pembukaan Festival Danau Semayang yang setiap tahun digelar dalam rangka memperingati hari jadi Desa Pela ke-103 tahun.

Wahyu Widhi Heranata mengucapkan Selamat Hari Jadi Desa Pela ke 103 tahun dan menyambut baik dilaksanakan festival Danau III ini.

" Semoga apa yang kita laksanakan ini semua mendapatkan keberkahan, limpahan karunia, kebahagiaan dan kesejahteraan dari Tuhan Yang Maha Esa," kata Didit sapaan akrab Wahyu Widhi Heranata, Sabtu (12/12/2020).

Didit menambahkan Provinsi  Kaltim memiliki potensi yang luar biasa, baik dari segi sumber daya manusia maupun alamnya. Keragaman potensi tersebut haruslah dimaksimalkan agar  menjadi provinsi yang tidak lupa akan akar budaya daerahnya.

" Pengembangan kepariwisataan berkaitan erat dengan pelestarian nilai-nilai kepribadian dan pengembangan budaya bangsa, dengan memanfaatkan potensi keindahan dan kekayaan alam serta seni budaya yang masih terpelihara dengan baik," tandasnya.

Dengan adanya Festival Danau Tiga ini, Didit  mengharapkan dapat mengimplementasikan nilai-nilai integritas, etos kerja dan gotong royong sehingga mampu mempersatukan berbagai lapisan masyarakat melalui khasanah budaya yang sudah ada di Kaltim.

" Pemprov  berharap agar Publik dapat mengetahui kesenian dan kebudayaan yang ada di daerah melalui festival yang diadakan ini. Mari kita dorong terus promosi potensi pariwisata kita keluar Kaltim, baik secara langsung maupun melalui media sosial," pesannya.

Didit juga berharap kepada penyelenggara festiva maupun para pengunjung, dapat menerapkan protokol kesehatan dengan baik, sehingga  kegiatan ini tidak menjadi klaster baru penularan Covid-19 yang sekarang masih terjadi di wilayah Kaltim.

" Mari kita tegakan disiplin protokol kesehaan, yaitu,  menggunakan masker ketika keluar rumah, menjaga jarak dari kerumunan dan selalu mencuci tangan dengan sabun, dengan begitu kita semua bisa terhindar dari penularan Covid-19," tegas Didit.

Dalam pelaksanaan Fesitival Danau Semayang mulai tanggal 12 sanpai 13 Desember 2020,  dirangkai dengan kegiatan  lomba mendayung, memancing, menjala,  mendanau, kuliner khas Pela, hias RT, dan kebersihan lingkungan.

Tampak hadir Kepala Dinas Pariwisata Kukar. Unsur Muspika Kecamatan Kota Bangun.

Kepala Desa Pela. Ketua Pokdarwis Kota Bangun, Ketua Panitia dan para peserta Festival Danau III, serta undangan lainnya.(mar/poskotakaltimnews.com)