Garam Langka di Kukar, Harga Melambung

img

TENGGARONG, Kenaikan harga garam di Wilayah Kutai Kartanegara mulai terasa, Jajaran Polsek Loa Kulu pun melaksanakan kegiatan pengecekan stock garam di pasar Tradisional, Kecamatan Loa Kulu, akhir pecan lalu.

Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui Kapolsek Loa Kulu AKP Ade Harri Sistriawan mengatakan, Dalam kegiatan pengecekan tersebut anggota Polsek Loa Kulu mendatangi beberapa tempat sembako yang ada di Pasar Tradisional Loa Kulu. Seperti di Toko lutfi masih menjual garam dengan merk segitiga harga per pack Rp. 60.000 dengan harga Perbiji atau eceran sebesar Rp. 3000.- dan di Toko Sumber Rejeki Loa Kulu untuk stok garam masih banyak namun harga per pack Rp. 60.000 dengan harga Perbiji atu eceran sebesar Rp. 3000.-. "Sedangkan Toko simpang loa kulu milik Ridwan saat ini sudah tidak menjual garam selama kurang lebih 2 minggu semenjak harga garam naik dan saat inidi tokonya tidak menyetok garam dikarenakan harganya masih mahal serta Toko Bahagia dan Toko Inuk di Loa Kulu juga tidak menyetok garam dikarenakan harga masih mahal." Katanya.

Menurut salah satu pedagang pasar tradisional Loa Kulu , kenaikkan harga dan kelangkaan garam di Kecamatan Loa kulu dikarenakan oleh faktorr alam dan cuaca di daerah Jawa dan untuk di Loa Kulu yang masih mempunyai stock garam adalah di Mini Market di Loa Kulu dan untuk di pasar tradisional di toko toko  tertentu saja.” Adapun informasi dari pedagang sebelum kelangkaan garam di loa kulu di jual merk segitiga per pack semula seharga Rp. 21.000.- dengan harga eceran sebesar Rp. 1.000.- dan untuk harga saat ini per pack sekitar Rp.  60.000.- harga eceran Rp. 3.000.-. “katanya dra/poskotakaltimnews.com