Dari Pesta Rakyat Kaltim 2023, Teater Matahari Bikin Takjub Pengunjung

img

Teater Matahari saat tampil dalam musikalisasi puisi "Perempuanku" di Stadion Kadrie Oening Sempaja Samarinda.

KEMAMPUAN aktor dan aktris Teater Matahari tak perlu diragukan lagi dan pementasan Musikalisasi Puisi yang bertajuk "Perempuanku" mampu membuat pengunjung Pesta Rakyat Kaltim 2023, takjub dan memberikan aplaus meriah, Selasa malam (10/1/23) di Stadion Kadrie Oening Sempaja Samarinda.

Pentas musikalisasi puisi yang berdurasi 30 menit itu, berhasil memikat pengunjung serta membuat takjub. Pengunjung tidak mengira bahwa sebuah puisi bisa dibawakan dengan cara yang menawan dan penuh pesona.

"Saya tidak mengira, puisi bisa menjadi sebuah tontonan yang menarik dan mempesona. Saya takjub atas pementasan tersebut," kata Juliah Alfi guru SMA Muhammadiyah usai menonton pertunjukan itu.

Ditambahkan Alfi, aktor yang membawakan Puisi Pahlawan Tak Dikenal, cukup menarik dan mampu membawa penonton terpaku. Namun, jelas Alfi penampilan aktor yang membacakan puisi "Perempuanku" sangat impresif dan demikian menghayati puisi itu. 

" Puisi Perempuan itu demikian menyentuh jiwa saya. Saya sampai merinding mendengar bait-bait puisi yang sangat mendalam dan saya salut dengan penciptanya dan aktor yang membacanya," papar Juliah Alfi.

Apa yang diungkapkan Juliah Alfi ada benarnya. Karena pentas musikalisasi puisi "Perempuanku" itu berjalan mengalir dan H Pance mampu membawa penonton masuk dalam isi puisi tersebut. Ekspresi dan penghayatan H Pance atas puisi tersebut, masuk dalam sanubari. Dan kemampuan H Pance dalam soal baca puisi, sepertinya tak perlu diragukan, karena H Pance tergolong aktor teater Kaltim yang malang melintang cukup lama, sehingga kemampuan dan pengalaman H Pance dalam menginterpretasikan sebuah puisi, sangat mumpuni. Pertunjukan Teater Matahari dalam mengisi Pesta Rakyat Kaltim 2023, sangat tepat, karena mampu membawa penonton takjub dan mendapat apresiasi yang bagus dari penonton. Di samping penampilan apik H Pance, patut dipuji juga adalah penampilan penari latar dalam "Perempuanku" 

Gerak-gerak dinamis yang dilakukan Buyung dan Dinar, dalam kostum hitam putih sangat serasi dan mampu menghidupkan isi puisi "Perempuanku".

Tidak hanya itu, penyanyi dan pemusik yang ada dalam pentas musikalisasi puisi, patut juga diacungi jempol, iringan biola dipadu dengan gitar dan bas, serta musik akustik lainnya, sangat serasi dan tepat. Gesekan biola yang dilakukan Asril dalam puisi itu terasa pas dan langsung membius penonton, untuk mendekat panggung, ditambah dengan suara penyanyi wanita Siti Musdalifah yang demikian hanyut akan puisi "Perempuanku".

Penampilan Siti Musdalifah, terasa lain, haru dan kesedihan sangat terasa menusuk jiwa. 

Suasana sedih yang mengharu biru penonton dalam "Perempuanku" berubah menjadi ceria, saat penari-penari dari Taman Budaya Kaltim tampil. Gerakan  penari, yang lemah gemulai serta iringan senyum penari membawa penonton terhibur.  Yang jelas Pesta Rakyat Kaltim 2023, sebagai ungkapan rasa syukur atas ulang tahun ke 66 Provinsi Kaltim, berhasil memikat penonton, apalagi di areal Stadion Kadrie Oening Sempaja itu, bertebaran stand-stand pameran dan pelaku usaha UMKM yang terlibat. Tak kurang dari 206 stand yang terlibat. Pesta Rakyat Kaltim 2023 itu berlangsung selama satu pekan sejak tanggal 8 Januari hingga selesai Sabtu mendatang.(hoesin kh)