Utamakan Usulan Skala Prioritas Masyarakat
Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar Sy Vanesa Vilna
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI KARTANEGARA- Tidak
semua usulan masyarakat untuk 2024 yang diusulkan melalui Musrenbang
(Musyawarah Rencana Pembangunan) masuk dalam Sistem Informasi Pembangunan
Daerah (SIPD), setidaknya ada 3.219 usulan yang tidak masuk atau dikembalikan,
karena berbagai pertimbangan, diantaranya kelengkapan yang tak memenuhi, tidak
prioritas, ketidakjelasan terhadap lokasi, bahkan administrasi yang kurang
lengkap.
Sementara jumlah usulan kegiatan masyarakat
yang masuk SIPD yakni sekitar 8.832, usulan tersebut sudah termasuk dengan
usulan melalui pokok pikiran (Pokir) DPRD Kukar. Artinya jumlah total usulan
kegiatan masyarakat sebelum diverifikasi sekitar 12.051.
Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan
Daerah (Bappeda) Kukar Sy Vanesa Vilna mengatakan, semua usulan melalui tahapan
proses perencanaan Musrenbang dan forum perangkat daerah. Semua usulan
teradministrasi di SIPD, kemudian diverifikasi sesuai tahapannya mulai Desa dan
Kecamatan (untuk usulan masyarakat).
Kemudian, diteruskan kepada perangkat daerah
yang disesuaikan dengan prioritas dan kelayakan teknis sampai terakhir, serta
dengan kapasitas riil keuangan daerah.
"Jadi memperhatikan prioritas daerah dan
kerangka pendanaan. Yang namanya perencanaan itu adalah rangkaian proses
memilih kegiatan prioritas dengan sumber daya yang terbatas," ucap Vanesa
Vilna kepada Poskotakaltimnews, Rabu (5/7/2023).
Sehingga pemilihan kegiatan harus dilakukan
berdasarkan urutan prioritas daerah, dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat.
"Usulan yang tidak diterima bisa saja
diusulkan kembali, tapi harus mempertimbangkan prioritas dan kapasitas rill
keuangan daerah," sebutnya
Dirinya meminta kepada masyarakat, ketika ada
pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) masyarakat dapat
menilai yang mana merupakan usulan terpenting.
"Bukan mengusulkan hal hal yang sifatnya
kurang prioritas, kami juga ada keterbatasan sehingga belum bisa mengcover
semua usulan kegiatan masyarakat," ungkapnya.(riz/adv)